Berita

Apresiasi Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting, Desa Bonto Tangnga Gelar Stunting Award 2025

Tim Redaksi
×

Apresiasi Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting, Desa Bonto Tangnga Gelar Stunting Award 2025

Sebarkan artikel ini
Stunting Award Desa Bonto Tangnga 2025
Stunting Award Desa Bonto Tangnga 2025

BANTAENG – Pemerintah Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng menggelar Stunting Award 2025 sebagai bentuk penghargaan bagi para ibu yang berhasil membawa anaknya keluar dari status stunting serta aktif menjaga tumbuh kembang anak secara optimal.

Acara yang digelar pada Sabtu (9/8) ini dihadiri oleh Ibu Bupati Bantaeng, perwakilan Bupati, Kapolres Bantaeng, Dandim Bantaeng, Camat, dan Kepala Desa Bonto Tangnga.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kehadiran para tokoh daerah tersebut menjadi bukti dukungan penuh pemerintah terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bantaeng.

Dalam kegiatan ini, penghargaan diberikan kepada para ibu dalam berbagai kategori, seperti ibu yang berhasil mengeluarkan anaknya dari status stunting, ibu paling aktif menghadiri Posyandu, balita yang tidak mengalami penurunan berat badan dalam tiga bulan terakhir dan kategori lainnya yang mendorong perilaku hidup sehat di keluarga.

Selain penyerahan penghargaan, dilakukan juga pencabutan nama dari Pohon Stunting. Anak-anak yang namanya dicabut dari pohon ini, menandakan mereka sudah keluar dari status stunting, kemudian diangkat sebagai anak asuh oleh para pejabat yang hadir.

Program anak asuh ini diharapkan dapat memberikan pendampingan dan dukungan berkelanjutan bagi pertumbuhan mereka.

Acara berlanjut dengan sesi edukasi mengenai pencegahan stunting dan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang dibawakan oleh mahasiswa KKN-PK 67 Universitas Hasanuddin (Unhas) di bawah bimbingan dosen penanggung jawab.

Materi yang disampaikan mencakup pemenuhan gizi seimbang, cara mengolah MPASI yang tepat, dan langkah praktis mencegah stunting di rumah tangga.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Bonto Tangnga bersama mahasiswa KKN-PK 67 Unhas dan Universitas Megarezky (Unimerz).

Kepala Desa Bonto Tangnga menyampaikan harapannya agar sinergi semacam ini terus berlanjut demi memperkuat program kesehatan desa.

Stunting Award 2025 menjadi langkah kreatif yang tidak hanya memberi apresiasi, tetapi juga menguatkan pesan bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama.

Dengan partisipasi aktif masyarakat, Desa Bonto Tangnga optimistis dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. (*)