MALAYSIA – Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kunjungan akademik ke Faculty of Mechanical and Automotive Engineering, Universitas Malaysia Pahang Sultan Abdullah (UMPSA) pada 4–5 Agustus 2025 lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan wawasan internasional sekaligus penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi dan rekayasa mekanikal.
Rombongan yang terdiri atas lima mahasiswa beserta dosen pembimbing disambut secara resmi oleh pihak fakultas UMPSA sebelum memulai tur laboratorium.
Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai fasilitas riset unggulan, seperti Automotive Testing Laboratory, Thermofluid Laboratory, hingga Advanced Manufacturing Lab.
Mereka mendapat penjelasan langsung dari peneliti dan instruktur terkait peralatan, prosedur pengujian, serta proyek riset yang tengah berjalan—termasuk pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle) dan sistem pendinginan efisien.
Selain tur laboratorium, agenda juga mencakup diskusi akademik yang membahas isu-isu teknis, tren inovasi industri, dan peluang kolaborasi riset di masa depan.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari interaksi aktif mereka, terutama saat membahas teknologi otomotif berbasis EV yang menjadi fokus utama UMPSA.
Fahmi, salah satu peserta student mobility, mengungkapkan kesan positifnya.
“Kunjungan ini sangat berharga. Kami mendapat sambutan hangat dan penjelasan yang informatif. Melihat langsung fasilitas seperti Mechanical Design Lab, NVH Lab, dan Design Lab membuka wawasan kami tentang perkembangan teknologi dan inovasi di bidang teknik mesin dan otomotif. Semoga kerja sama ini terus berlanjut sehingga pertukaran pengetahuan dan ide kreatif semakin berkembang,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama lebih erat antara Fakultas Teknik Unhas dan Faculty of Mechanical and Automotive Engineering UMPSA, termasuk kolaborasi riset dan program pertukaran pelajar.
Dengan pengalaman langsung di laboratorium internasional, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu yang dipelajari di kampus dengan tantangan industri global di masa depan. (*)


























