Sidrap

Pemkab Sidrap Perkuat Tata Niaga Gabah, Harga Disepakati Rp6.500–Rp6.800 per Kg

Tim Redaksi
×

Pemkab Sidrap Perkuat Tata Niaga Gabah, Harga Disepakati Rp6.500–Rp6.800 per Kg

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sidrap Perkuat Tata Niaga Gabah, Harga Disepakati Rp6.500–Rp6.800 per Kg
Pemkab Sidrap Perkuat Tata Niaga Gabah, Harga Disepakati Rp6.500–Rp6.800 per Kg

SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar rapat koordinasi bersama Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi), petani, dan Bulog, Kamis (5/2/2026) malam.

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Aula Saromase Kompleks SKPD, Kecamatan Watang Pulu, membahas penguatan tata niaga gabah dan beras, mekanisme pembelian hasil panen petani, serta target serapan Bulog pada musim tanam 2025/2026.

Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pendapatan petani.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekda Andi Rahmat Saleh, Ketua Perpadi Sidrap Hasnawi, Ketua KTNA Abdul Samad, pimpinan Bulog Cabang Sidrap, unsur TNI-Polri, serta jajaran OPD terkait.

Dalam rapat tersebut, para pihak menyepakati sejumlah ketentuan teknis untuk musim tanam 2026, antara lain:

  • Timbangan gabah wajib dikalibrasi.
  • Timbangan disiapkan oleh kelompok tani.
  • Panen dilakukan setelah pukul 10.00 Wita.
  • Panen dilakukan saat umur tanaman memenuhi syarat.
  • Potongan gabah maksimal 2 kilogram pada kondisi cuaca normal.
  • Harga gabah disepakati pada kisaran Rp6.500–Rp6.800 per kilogram.

Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan, kesepakatan tersebut bertujuan menciptakan keadilan bagi petani sekaligus kepastian bagi pelaku usaha penggilingan.

“Kita ingin petani terlindungi, harga stabil, dan serapan Bulog optimal. Semua pihak harus berjalan seiring,” ujarnya.

Ia juga mengajak unsur pemerintah, TNI, dan Polri untuk terus melakukan pendampingan kepada petani di lapangan agar kesepakatan berjalan efektif.

Pada kesempatan itu, Syaharuddin turut memaparkan capaian sektor pertanian Sidrap sepanjang 2025 sebagai hasil kolaborasi seluruh pihak.

Produksi Gabah Kering Panen (GKP) Sidrap tahun 2025 tercatat mencapai 679.772 ton, meningkat 129.464 ton dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 534.355 ton.

Harga rata-rata GKP juga naik dari Rp4.800 per kilogram pada 2024 menjadi Rp6.800 per kilogram pada 2025. Sementara nilai ekonomi produksi meningkat dari Rp2,56 triliun menjadi Rp4,62 triliun.

Adapun produksi beras tahun 2025 mencapai 326.933 ton, meningkat 27,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak. Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Mari terus kita tingkatkan produksi demi mendukung swasembada pangan nasional sesuai harapan Presiden. Ini momentum besar bagi kesejahteraan masyarakat Sidrap,” ucapnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan tata kelola pertanian di Sidrap, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan. (*)