SIDRAP – Pekarangan Kantor Lurah Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, kini mulai dimanfaatkan sebagai ruang hijau produktif melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin Gelombang 115.
Inisiatif tersebut digagas oleh mahasiswa KKN dengan mengembangkan kebun sayur berbasis polybag di lingkungan kantor lurah, Rabu (5/2/2026).
Program ini dirancang untuk mengoptimalkan lahan terbatas agar tetap memberikan manfaat ekonomi, edukatif, dan lingkungan.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada perangkat kelurahan, dilanjutkan dengan praktik langsung penanaman berbagai jenis sayuran.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa berupaya menanamkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan pekarangan secara produktif dan ramah lingkungan.
Penanggung jawab kegiatan, Juli Qasari dari Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa lahan terbuka di lingkungan perkantoran memiliki potensi besar jika dikelola secara tepat.
“Budidaya menggunakan polybag sangat praktis, biayanya terjangkau, mudah dipindahkan, dan cocok diterapkan di lahan sempit,” ujar Juli.
Program ini juga mendapat pendampingan langsung dari Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN, Windiana, S.Pt., M.Si. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh Lurah Tanru Tedong, staf kelurahan, serta para kepala lingkungan.
Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penanaman, mulai dari persiapan media tanam hingga penataan polybag di area pekarangan kantor.
Menurut Windiana, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus media transfer pengetahuan kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar aktivitas bercocok tanam, program ini diarahkan sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan dan ketahanan pangan skala lokal. Kantor lurah diharapkan dapat menjadi contoh ruang publik yang hijau, asri, dan fungsional.
Kebun sayur berbasis polybag ini juga diproyeksikan sebagai sarana edukasi bagi warga sekitar. Dengan metode sederhana dan hemat biaya, masyarakat didorong untuk mengembangkan budidaya sayuran secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, program KKN-T Unhas ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pembangunan berbasis partisipasi, sekaligus menumbuhkan kebiasaan bercocok tanam yang berkelanjutan di Kelurahan Tanru Tedong. (*)

















