WAJO – Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo kembali menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui Bantuan Keuangan Provinsi Tahun Anggaran 2025 senilai Rp5 miliar, pembangunan Jalan Desa Balielo di Kecamatan Bola kini rampung dan siap dimanfaatkan warga.
Ruas jalan sepanjang 1,1 kilometer dengan lebar 4,5 meter tersebut telah selesai dibangun 100 persen. Kehadiran infrastruktur baru ini dinilai mampu memperlancar mobilitas barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Balielo dan wilayah sekitarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Wajo, Andi Pameneri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulsel, khususnya Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, atas dukungan anggaran yang diberikan.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pembangunan Jalan Balielo di Kecamatan Bola,” ujar Andi Pameneri, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah sehingga menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Dengan selesainya pembangunan, akses transportasi kini menjadi lebih aman dan nyaman, serta mempercepat pergerakan ekonomi di tingkat desa.
“Dulu kondisi jalan rusak berat dan sulit dilalui. Sekarang sudah layak dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sulsel dalam memperkuat konektivitas wilayah,” jelasnya.
Andi Pameneri berharap, sinergi pembangunan antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo dapat terus berlanjut, termasuk melalui alokasi bantuan keuangan pada Tahun Anggaran 2026.
“Semoga Kabupaten Wajo tetap mendapat dukungan pembangunan ke depan, agar pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa dapat terus terwujud,” tambahnya.
Pembangunan Jalan Desa Balielo menjadi salah satu wujud nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, sekaligus memperkuat pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Wajo. (*)

























