ENREKANG – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Enrekang kini telah rampung diperbaiki berkat dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp15 miliar.
Perbaikan infrastruktur tersebut mulai memberikan dampak positif bagi aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Dua ruas jalan strategis yang telah direhabilitasi, yakni ruas Kalosi–Cece sepanjang 2,5 kilometer serta ruas Malauwe–Surakan sepanjang 1,2 kilometer.
Kedua jalur ini menjadi akses penting bagi pergerakan warga, distribusi barang, serta aktivitas perekonomian di wilayah setempat.
Pemerintah Kabupaten Enrekang mengalokasikan Rp9,9 miliar dari total bantuan keuangan tersebut khusus untuk rehabilitasi jalan. Dana tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur demi menunjang konektivitas antarwilayah.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulsel dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur.
“Bantuan keuangan Rp15 miliar ini sebagian besar kita arahkan untuk perbaikan ruas-ruas jalan. Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Enrekang telah merealisasikannya, dan sekarang manfaatnya sudah dirasakan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.
Ia menegaskan, pembangunan di Sulawesi Selatan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah agar dapat berjalan berkelanjutan.
“Kita membangun wilayah secara bertahap sesuai kemampuan keuangan provinsi. Prioritas utama tetap pada infrastruktur yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Gubernur juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Enrekang di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Yusuf Ritangnga beserta jajaran, yang dinilai mampu merealisasikan bantuan dengan baik.
“Kami mengapresiasi Pemkab Enrekang atas realisasi bantuan ini. Semoga jalan yang telah diperbaiki dapat memperlancar mobilitas barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.
Dengan selesainya perbaikan sejumlah ruas jalan tersebut, pemerintah daerah berharap akses transportasi semakin lancar, biaya distribusi dapat ditekan, serta kesejahteraan masyarakat Enrekang terus meningkat. (*)


























