Sulawesi Selatan

Proyek RS Regional Luwu Masuk Tahap Penetapan Pemenang Tender

Tim Redaksi
×

Proyek RS Regional Luwu Masuk Tahap Penetapan Pemenang Tender

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan mulai merealisasikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional di Kabupaten Luwu.

Proyek strategis tersebut kini memasuki tahapan penetapan pemenang tender dan ditargetkan mulai dikerjakan secara fisik pada tahun 2026.

Pembangunan RS Regional ini merupakan bagian dari Program Multi Years Project (MYP) 2025–2027 yang digagas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, sebagai upaya memperkuat pemerataan layanan kesehatan di wilayah utara Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), proses lelang proyek tersebut diikuti oleh 74 perusahaan dan saat ini telah memasuki fase akhir seleksi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes, mengatakan seluruh tahapan pembangunan telah disiapkan secara matang dan terstruktur.

“Proses perencanaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan feasibility study, dokumen Amdal, hingga penyiapan manajemen konstruksi,” ujar Evi, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan fisik RS Regional akan menggunakan skema design and build yang memungkinkan perencanaan dan pelaksanaan konstruksi berjalan secara terintegrasi.

“Metode ini kami pilih agar pembangunan lebih efektif dan sesuai standar yang ditetapkan. Saat ini masih dalam proses tender,” tambahnya.

Evi menuturkan, kehadiran RS Regional Luwu diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya beban rujukan pasien ke rumah sakit di Kota Makassar.

“Tujuan utama pembangunan ini adalah memperluas akses layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Luwu Raya dan sekitarnya, sekaligus mendekatkan layanan spesialistik kepada warga,” jelasnya.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar. Dana tersebut mencakup seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga pengadaan alat kesehatan.

“Anggaran ini dirancang agar rumah sakit yang dibangun benar-benar memenuhi standar pelayanan nasional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Evi.

RS Regional yang akan berlokasi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, dirancang sebagai pusat layanan rujukan dengan berbagai pelayanan spesialistik dan subspesialistik.

Layanan utama meliputi penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, kanker, jantung dan pembuluh darah, hipertensi, uronefrologi, THT, serta mata.

Selain itu, rumah sakit ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern, seperti instalasi gawat darurat, ruang bedah sentral, layanan jantung terpadu, pusat layanan ibu dan anak termasuk NICU, rehabilitasi medik, radiologi, laboratorium terpadu, hingga layanan farmasi dan gizi.

Fasilitas intensif seperti ICU, HCU, ICCU, PICU, One Day Care, Medical Check Up, kosmetik medik, serta layanan telemedicine juga direncanakan tersedia.

“Insya Allah, pembangunan dapat rampung sesuai masa kontrak dan segera dioperasionalkan untuk melayani masyarakat,” pungkas Evi. (*)