Luwu Timur

Dorong Kolaborasi Anak Muda, Dinas Parmudora Luwu Timur Gelar Workshop LTCH Tular Nalar

Tim Redaksi
×

Dorong Kolaborasi Anak Muda, Dinas Parmudora Luwu Timur Gelar Workshop LTCH Tular Nalar

Sebarkan artikel ini
Parmudora Gelar Workshop LTCH, Perkuat Ekosistem Kreatif Lutim
Parmudora Gelar Workshop LTCH, Perkuat Ekosistem Kreatif Lutim

LUWU TIMUR — Upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis generasi muda terus didorong Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Salah satunya melalui Workshop Luwu Timur Creative Hub (LTCH) Tular Nalar yang digelar Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Parmudora) Luwu Timur, Sabtu (20/12/2025).

Mengusung tema “Menguatkan Ekosistem Kreatif melalui Kolaborasi dan Kreasi”, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 20–21 Desember 2025, dan dipusatkan di Pendopo Dinas Parmudora, Malili.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Workshop ini menjadi wadah temu gagasan bagi pelajar dan komunitas kreatif muda untuk saling belajar, berjejaring, serta merancang ide-ide kreatif yang berdampak bagi daerah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Parmudora Luwu Timur, Catur Dyan Sintawati. Turut hadir Fungsional Bidang Kepemudaan Haruna Rasjid, Ketua Creative Hub Zulkifli Halim, Branding Expert Tedi Hendratno, serta perwakilan ketua dan wakil OSIS dari SMA se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Catur Dyan Sintawati menekankan pentingnya ruang-ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide sekaligus membangun jejaring kolaborasi.

Menurutnya, kreativitas anak muda merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang adaptif dan inovatif.

“Workshop ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang belajar dan bertukar gagasan. Harapannya, peserta mampu berkolaborasi dan melahirkan ide-ide baru yang dapat memperkuat ekosistem kreatif Luwu Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Creative Hub Luwu Timur, Zulkifli Halim, menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas kreator lokal agar mampu memberi nilai tambah bagi lingkungan sekitarnya. Ia mengajak peserta untuk berpikir lebih terbuka dan berani keluar dari pola lama.

“Kolaborasi dan pengembangan kapasitas itu kunci. Jangan berkegiatan tanpa arah dan manfaat. Anak muda harus berani berpikir out of the box agar kreativitasnya berdampak,” kata Zulkifli.

Melalui sesi diskusi, pemaparan materi, dan kerja kelompok, peserta difasilitasi untuk merumuskan gagasan serta rancangan program kreatif yang berkelanjutan.

Workshop LTCH Tular Nalar ini diharapkan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru sekaligus memperkuat jejaring pelaku kreatif muda di Kabupaten Luwu Timur.

Dengan pendekatan kolaboratif, Parmudora berharap ekosistem kreatif daerah dapat tumbuh lebih solid, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan industri kreatif di masa depan. (*)