MAKASSAR — Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 612 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (3/2/2026), dan dijadwalkan hingga Kamis (5/2/2026).
Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan personel secara menyeluruh melalui deteksi dini berbagai jenis penyakit, termasuk skrining menggunakan portable X-ray serta pemeriksaan kesehatan jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik dan mental aparatur pemerintah.
“Ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh, termasuk deteksi dini berbagai penyakit dan skrining kesehatan jiwa. Jadi badan yang sehat, jiwa pun harus sehat,” ujar Evi.
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi beban kesehatan yang cukup tinggi, mulai dari rendahnya pemahaman masyarakat, tingginya stigma terhadap penderita tuberkulosis (TBC), hingga keterlambatan diagnosis.
Karena itu, menurutnya, diperlukan upaya yang lebih masif, terintegrasi, dan berkelanjutan dalam penanganan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Evi juga menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan atas keterlibatan dan dukungannya dalam program kesehatan.
“Sebagai aparat yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, peran Satpol PP sangat strategis dalam mendukung program kesehatan dan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Evi berharap kualitas hidup dan produktivitas personel Satpol PP dapat meningkat, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara fisik dan mental.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Satpol PP, Dinas Kesehatan Kota Makassar, puskesmas, serta RSUP CPI Makassar menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Selatan yang lebih sehat.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis, mengatakan bahwa skrining kesehatan gratis ini sangat dibutuhkan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyakit yang mungkin dialami personel.
Menurutnya, personel Satpol PP kerap bertugas di lapangan dengan tingkat risiko yang cukup tinggi, mobilitas yang intens, serta interaksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai dinamika.
“Untuk itu kami membutuhkan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan personel,” tegas Arwin.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh personel tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk pola makan sehat dan olahraga teratur.
Arwin juga mengimbau agar kegiatan skrining kesehatan gratis ini dimanfaatkan secara optimal, mengingat hasil pemeriksaan yang diperoleh bersifat komprehensif.
Apabila ditemukan penyakit berisiko atau berpotensi jangka panjang, personel akan dirujuk untuk mendapatkan pengobatan lanjutan serta dilakukan pemantauan hingga dinyatakan pulih sepenuhnya. (*)



















