Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Minta Dukungan Pusat untuk 3 Juta UMKM, Infrastruktur Laut dan Tol Jadi Prioritas

Tim Redaksi
×

Gubernur Sulsel Minta Dukungan Pusat untuk 3 Juta UMKM, Infrastruktur Laut dan Tol Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel Terima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI

MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong dukungan lebih besar dari pemerintah pusat untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus meningkatkan konektivitas dan daya saing ekonomi daerah.

Aspirasi tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat menerima kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan yang dipimpin Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, itu turut dihadiri sejumlah anggota DPR RI, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sulsel menyoroti sejumlah agenda strategis, mulai dari pengembangan UMKM dan industri, penguatan sektor pariwisata, hingga kebutuhan infrastruktur penunjang konektivitas antardaerah.

Tiga Juta UMKM Butuh Intervensi Lebih Besar

Andi Sudirman menyebut Sulawesi Selatan memiliki potensi UMKM yang besar. Berdasarkan data yang disampaikannya dalam pertemuan itu, sekitar 3 juta UMKM telah terdaftar di Sulsel.

Pemerintah provinsi, kata dia, telah menjalankan berbagai program pembinaan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Upaya tersebut meliputi fasilitasi sertifikasi, perbaikan kualitas kemasan produk, hingga pemberian bantuan peralatan usaha.

Namun, berbagai program tersebut dinilai belum cukup untuk menjawab kebutuhan pengembangan UMKM secara menyeluruh. Karena itu, ia meminta dukungan dan intervensi pemerintah pusat agar pelaku usaha lokal dapat berkembang lebih jauh.

“Saat ini, sekitar 3 juta UMKM telah terdaftar di Sulsel. Pemerintah provinsi terus melakukan berbagai upaya pembinaan, mulai dari fasilitasi sertifikasi, peningkatan kualitas kemasan produk, hingga pemberian bantuan peralatan usaha. Akan tetapi itu tidak pernah cukup. Karena itu, kami meminta adanya intervensi dan bantuan untuk UMKM masyarakat kami,” ungkapnya.

Menurut Andi Sudirman, penguatan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui bantuan peralatan, tetapi juga lewat peningkatan standar produk, perluasan pasar, dan penguatan ekosistem pemasaran.

Bajubodo.com Didorong Perluas Pasar Produk Lokal

Salah satu upaya Pemprov Sulsel dalam memperluas pemasaran produk lokal dilakukan melalui Bajubodo.com, platform lokapasar yang dikembangkan untuk membantu pelaku UMKM memasarkan produknya.

Platform tersebut menyediakan katalog elektronik atau e-katalog yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

Ke depan, pengembangan platform ini diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan standardisasi produk, sehingga UMKM Sulsel mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan bersaing dengan produk dari daerah lain.

Andi Sudirman menilai posisi Sulawesi Selatan sebagai hub Indonesia Timur menjadi modal penting untuk memperkuat peran daerah dalam pengembangan UMKM dan distribusi produk lokal.

“Kita ingin ada dukungan untuk daerah, termasuk bantuan terkait UMKM kita. Sulsel sebagai hub Indonesia Timur sudah sepantasnya memiliki platform dan standar yang dapat mendukung pengembangan UMKM,” tegasnya.

Ia berharap aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan dengan Komisi VII DPR RI dapat diperjuangkan di tingkat pusat, terutama untuk memperluas dukungan bagi jutaan pelaku UMKM di Sulawesi Selatan.

Infrastruktur Laut dan Tol Jadi Perhatian

Selain pengembangan UMKM, konektivitas menjadi isu penting yang dibahas dalam kunjungan kerja tersebut.

Andi Sudirman menekankan perlunya penguatan sistem konektivitas serta kebijakan insentif daerah untuk menunjang pertumbuhan industri. Dukungan infrastruktur dinilai penting agar potensi ekonomi Sulawesi Selatan dapat dikembangkan secara optimal.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan menggali informasi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.

Ia menyebut Sulawesi Selatan memiliki potensi pariwisata yang besar sehingga penguatan promosi destinasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga perlu mendapat perhatian.

“Potensi pariwisata di Sulawesi Selatan bagus sekali. Kita melakukan penguatan promosi wisata dan penguatan SDM,” ujar Evita.

Terkait aspirasi pemerintah provinsi, Evita menyatakan berbagai kebutuhan daerah akan ditindaklanjuti. Ia secara khusus menyoroti infrastruktur laut dan jalan tol sebagai aspek prioritas dalam mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi.

“Apa yang menjadi keinginan dari Pemprov itu akan ditindaklanjuti. Paling prioritas itu infrastruktur laut dan tol,” ungkapnya.

Kunjungan kerja reses ini diharapkan menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat. Pemprov Sulsel pun berharap aspirasi mengenai penguatan UMKM, pengembangan industri, pariwisata, dan konektivitas memperoleh perhatian dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional. (*)