Makassar

Hadiri HUT Demokrat Makassar, Appi: Politik Harus Hadir dengan Manfaat Nyata

Tim Redaksi
×

Hadiri HUT Demokrat Makassar, Appi: Politik Harus Hadir dengan Manfaat Nyata

Sebarkan artikel ini
Gerakan Indonesia Asri di Pantai Losari

MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa politik seharusnya tidak berhenti pada kontestasi dan perbedaan pilihan, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan “Gerakan Indonesia Asri-Langit Biru” yang digelar DPC Partai Demokrat Kota Makassar dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat, di Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan berbagai aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan, di antaranya senam bersama, pembersihan lingkungan, donor darah, penanaman pohon, serta kegiatan sosial lainnya.

Munafri yang akrab disapa Appi mengapresiasi inisiatif DPC Partai Demokrat Kota Makassar yang mengisi peringatan hari jadi partai dengan kegiatan yang langsung melibatkan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan kader partai dalam aksi sosial dan kepedulian lingkungan menunjukkan bahwa politik dapat hadir dengan pendekatan yang lebih humanis.

“Ketika kader-kader politik turun langsung membersihkan lingkungan, menanam pohon, mendukung kesehatan masyarakat, mendonorkan darah, dan berbagi kepada anak-anak yatim, di situlah kita melihat bahwa politik dapat hadir dengan wajah yang humanis dan memberikan manfaat nyata,” ujar Appi.

Kota Bersih Butuh Kolaborasi

Selain mengapresiasi kegiatan tersebut, Appi menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam membangun Kota Makassar.

Ia mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan.

Partai politik, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, komunitas, pemuda, dan masyarakat, menurutnya, memiliki peran yang sama penting dalam pembangunan.

“Gerakan Indonesia Asri-Langit Biru ini mengingatkan kita bahwa membangun Kota Makassar tidak dapat dilakukan oleh pemerintah seorang diri. Pemerintah membutuhkan kolaborasi seluruh kekuatan masyarakat,” kata Munafri.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah tidak cukup diselesaikan hanya melalui program pemerintah.

Kesadaran masyarakat dan perubahan kebiasaan menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih.

“Kota yang bersih tidak lahir hanya dari program pemerintah. Makassar yang sehat tidak lahir hanya dari kebijakan, dan Makassar yang maju tidak lahir hanya dari kerja satu pihak,” katanya.

Karena itu, Appi berharap gerakan menjaga lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Ia mengajak masyarakat menjadikan aksi sederhana seperti menanam pohon dan membersihkan lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi dari satu pohon kita sedang menanam harapan. Membersihkan satu lingkungan mungkin terlihat kecil, tetapi dari kebiasaan kecil itulah budaya hidup bersih dapat tumbuh,” ujarnya.

Politik dan Tanggung Jawab Sosial

Munafri juga mengapresiasi perhatian Partai Demokrat terhadap sektor kesehatan dan sosial melalui pelaksanaan donor darah, kegiatan olahraga, aksi lingkungan, hingga berbagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa partai politik dapat mengambil peran langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Partai dan demokrasi tidak hanya berbicara tentang kontestasi dan perbedaan pilihan, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial. Ketika kita bersama-sama menjaga lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial, sesungguhnya kita sedang menunjukkan wajah demokrasi yang dekat dengan rakyat,” tuturnya.

Ia menegaskan, politik pada akhirnya harus kembali kepada kepentingan masyarakat dan menjadi sarana untuk menghadirkan kepedulian serta solusi atas berbagai persoalan.

Pada momentum HUT ke-25 Partai Demokrat, Appi berharap DPC Partai Demokrat Kota Makassar terus mengambil peran konstruktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

“Memasuki usia ke-25, saya berharap DPC Partai Demokrat Kota Makassar dapat terus mengambil bagian secara konstruktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah,” harapnya.

Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar terbuka terhadap berbagai gagasan, kontribusi, dan bentuk kerja sama dari seluruh elemen yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, keberagaman sebagai modal sosial, dan kepedulian sebagai energi untuk membangun Makassar,” ajaknya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi, termasuk partai politik, tidak hanya diukur dari usia atau lamanya berdiri, tetapi juga dari besarnya manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.

“Sebab, ukuran sebuah organisasi partai bukan hanya seberapa lama, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu diberikan bagi masyarakat dan daerahnya,” tutup Munafri. (*)