MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima audiensi pengurus Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Sulsel di rumah jabatan Wakil Gubernur, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Senin (8/9/2025).
Pertemuan ini menjadi momentum awal penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan organisasi perempuan dalam bidang ekonomi, sosial, dan perlindungan anak.
Ketua FPPI Sulsel, A. Nurhidayati Zainuddin, hadir bersama sejumlah pengurus, antara lain Asmara H. Cawidu, A. Tenriani, Supiana, dan A. Erma Mapparessa.
Audiensi turut disaksikan perwakilan OPD pendamping, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Plt Dinas Koperasi dan UMKM, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut, FPPI menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi perempuan, khususnya di sektor ekonomi dan sosial.
Mulai dari penguatan UMKM, pengelolaan sampah sebagai sumber ekonomi baru, industri sutra yang kalah bersaing karena keterbatasan modal, hingga isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Alhamdulillah kami diterima dengan baik. Peluang kolaborasi untuk pemberdayaan UMKM juga sudah terbuka. Bahkan Bu Wagub memberi masukan terkait pengelolaan sampah agar bisa bernilai ekonomis. Ini jadi PR penting bagi kami,” ujar Nurhidayati.
Fatmawati menegaskan bahwa Pemprov Sulsel mendukung penuh kiprah FPPI sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menilai program FPPI selaras dengan agenda nasional untuk memperkuat SDM dan kesetaraan gender.
“Kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan perlindungan sosial bagi perempuan adalah prioritas. Program FPPI sejalan dengan Asta Cita pemerintah pusat, dan Pemprov Sulsel siap bersinergi,” tegas Fatmawati.
Wagub juga mendorong agar program FPPI menyentuh isu-isu prioritas daerah, seperti penurunan stunting, literasi digital, penguatan UMKM perempuan, hingga perlindungan korban KDRT. “FPPI bisa menjadi mitra strategis, tidak hanya melalui kegiatan sosial, tetapi juga lewat masukan kebijakan,” tambahnya.
Fatmawati membuka ruang kerja sama lintas OPD, termasuk Dinas PPPA, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, hingga BKKBN Sulsel.
Ia berharap audiensi ini menjadi awal sinergi lebih erat untuk menghadirkan pemberdayaan nyata bagi perempuan di Sulsel.
“Saya ingin perempuan di Sulsel tidak hanya maju dalam pemikiran, tetapi juga dalam aksi nyata. Pemerintah siap menjadi mitra strategis FPPI,” pungkasnya. (*)

























