Berita

Ketua KKLR Sulsel Hasbi Syamsu Ali Optimistis Provinsi Luwu Raya Segera Terwujud

Tim Redaksi
×

Ketua KKLR Sulsel Hasbi Syamsu Ali Optimistis Provinsi Luwu Raya Segera Terwujud

Sebarkan artikel ini
Ir Hasbi Syamsu Ali Ketua BPW KKLR Sulsel
Ir Hasbi Syamsu Ali Ketua BPW KKLR Sulsel (Foto: IST)

MAKASSAR – Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, menyatakan optimisme bahwa pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya akan segera terwujud.

Menurut Hasbi, menguatnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh politik, hingga pemerintah daerah menjadi modal utama dalam mendorong pencabutan moratorium pemekaran wilayah yang selama ini menjadi kendala utama.

“Moratorium itu bukan keputusan permanen, melainkan kebijakan yang bisa dibuka kapan saja sesuai kebutuhan dan kondisi. Ini yang terus kita perjuangkan bersama,” ujar Hasbi saat dihubungi, Rabu (28/1/2026).

Ia menegaskan, aspirasi masyarakat Luwu Raya untuk membentuk provinsi sendiri merupakan hak konstitusional sebagai warga negara. Perjuangan tersebut, kata dia, bukan gerakan kelompok tertentu, melainkan gerakan kolektif seluruh komponen masyarakat.

“Pergerakan dari Luwu Raya ini adalah pergerakan semesta. Pemerintah daerah, rakyat, tokoh masyarakat, pemuda, hingga komunitas bersatu. Semua kompak memperjuangkan hal yang sama,” tegasnya.

Hasbi menilai, gerakan yang terus menguat ini telah mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan lembaga legislatif. Bahkan, sejumlah anggota DPR RI disebut telah merespons positif aspirasi tersebut.

“Ini sudah menimbulkan sorotan di pusat. Artinya, suara masyarakat Luwu Raya mulai didengar dan diperhitungkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hasbi menjelaskan bahwa tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya didorong oleh kebutuhan objektif akan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama ini, menurutnya, wilayah Luwu Raya masih menghadapi ketimpangan dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Dengan menjadi provinsi sendiri, kita punya kewenangan lebih besar untuk mengelola potensi daerah dan mempercepat pembangunan. Ini demi keadilan bagi masyarakat Wija to Luwu,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Luwu Raya, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, untuk terus menjaga soliditas dan semangat perjuangan.

“Perjuangan ini tidak boleh surut. Kita harus tetap kompak, santun, dan konstitusional dalam menyuarakan aspirasi,” tambah Hasbi.

Hasbi optimistis, dengan konsistensi gerakan, dukungan politik yang semakin luas, serta kesiapan administratif dan akademis yang terus diperkuat, Provinsi Luwu Raya hanya tinggal menunggu waktu untuk diwujudkan.

“Insya Allah, dengan kebersamaan dan ikhtiar yang terus kita bangun, Provinsi Luwu Raya akan segera terwujud,” pungkasnya. (*)