Berita

KKLR Sulsel Jadikan Peringatan HJL–HPRL 2026 Ajang Konsolidasi Perjuangan Provinsi Luwu Raya

Tim Redaksi
×

KKLR Sulsel Jadikan Peringatan HJL–HPRL 2026 Ajang Konsolidasi Perjuangan Provinsi Luwu Raya

Sebarkan artikel ini
KKLR Sulsel Dorong Perjuangan Provinsi Luwu Raya lewat Peringatan HJL–HPRL 2026
Suasana Rapat Pengurus KKLR Sulawesi Selatan, Sabtu (03/01) di Sekretariat KKLR Sulsel, Jl Sultan Alauddin Makassar (Foto: Humas KKLR Sulsel)

MAKASSAR — Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya menjadikan peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) tahun 2026 sebagai ajang konsolidasi perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Penegasan tersebut mengemuka dalam rapat pengurus KKLR Sulsel yang digelar di Sekretariat KKLR Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (3/1/2026).

Rapat ini dirangkaikan dengan silaturahmi pengurus serta peresmian penggunaan sekretariat baru KKLR Sulsel yang telah rampung direnovasi.

Rapat dipimpin Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. Hasbi Syamsu Ali dan dihadiri jajaran pengurus BPW KKLR Sulsel serta sejumlah pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) KKLR, termasuk Wakil Ketua Umum BPP KKLR Dr. Abd Talib Mustafa yang juga Koordinator Wilayah KKLR Indonesia Timur.

Suasana Rapat Pengurus KKLR Sulawesi Selatan, Sabtu (03/01) di Sekretariat KKLR Sulsel, Jl Sultan Alauddin Makassar (Foto: Humas KKLR Sulsel)

Dalam rapat tersebut, Hasbi menegaskan bahwa momentum HJL–HPRL 2026 tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan harus dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk menyatukan kembali langkah dan arah perjuangan Wija to Luwu.

“HJL dan HPRL adalah momentum historis. Tahun 2026 ini harus kita jadikan sebagai ajang konsolidasi perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya,” tegas Hasbi.

Menurutnya, perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya perlu terus dijaga ritmenya melalui kerja-kerja kolektif yang terstruktur, dimulai dari percepatan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah sebagai prasyarat utama.

Sejumlah agenda yang dinilai strategis dalam rangkaian HJL–HPRL 2026 turut dibahas dalam rapat tersebut.

Di antaranya partisipasi aktif KKLR Sulsel dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-2 Wija to Luwu yang akan digelar pada 20 Januari 2026 di Kota Palopo, pelaksanaan Pasar Rakyat bekerja sama dengan Universitas Andi Djemma pada 21–22 Januari 2026 di kawasan Istana Kedatuan Luwu, serta ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Datu Andi Djemma di Taman Makam Pahlawan (TMP) Makassar pada 19 Januari 2026.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, KKLR Sulsel ingin memastikan bahwa nilai sejarah, semangat perlawanan, dan cita-cita pembentukan Provinsi Luwu Raya berjalan seiring dan saling menguatkan,” ujar Hasbi.

Suasana Rapat Pengurus KKLR Sulawesi Selatan, Sabtu (03/01) di Sekretariat KKLR Sulsel, Jl Sultan Alauddin Makassar (Foto: Humas KKLR Sulsel)

Hasbi juga mengajak seluruh Wija to Luwu, baik yang berada di Sulawesi Selatan maupun di perantauan, untuk terlibat aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HJL–HPRL 2026 sebagai bagian dari perjuangan kolektif.

Rapat pengurus ini menjadi bagian dari konsolidasi internal KKLR Sulsel untuk mempertegas peran organisasi sebagai wadah pemersatu Wija to Luwu sekaligus motor penggerak perjuangan historis dan aspiratif masyarakat Luwu Raya menuju terbentuknya Provinsi Luwu Raya. (*)