MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali menerima kunjungan akademik dari Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) Mataram, Senin (26/5/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda studi banding yang berfokus pada pengelolaan unit bisnis universitas serta pengembangan karir dan manajemen sumber daya manusia (SDM).
Rombongan dari UNIZAR Mataram dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP. Ia hadir bersama jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Rektor II, Restusari Evayanti, ST., M.E.Eng, Wakil Rektor III, Faturrahman, SE., M.Ak, Wakil Rektor IV, Dr. dr. Ling, M.Erg, dan Kepala Badan Penjaminan Mutu, dr. Velia Maya Samodra, S.Ked.
Kedatangan rombongan UNIZAR disambut secara resmi oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung Rektorat. Turut hadir para Wakil Rektor, Kepala Biro, dan para Ketua Lembaga lingkup universitas.
Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Muammar Bakry, menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kepercayaan UNIZAR memilih UIM sebagai tempat studi banding.
“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Rektor dan Tim UNIZAR. Ini menjadi kehormatan bagi kami. Semoga kunjungan ini menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama antara dua institusi Islam yang memiliki visi yang sama dalam penguatan akademik dan kontribusi sosial,” ungkapnya.
Prof. Muammar juga menegaskan UIM Al-Gazali terbuka untuk menjalin sinergi dalam berbagai aspek, mulai dari pengembangan unit bisnis universitas, peningkatan mutu SDM, hingga kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan produk, khususnya di bidang pertanian.
“Kami ingin mendorong kerja sama bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga penguatan unit bisnis berbasis potensi lokal. Dalam bidang pertanian, UIM punya produk unggulan yang bisa menjadi bahan sinergi dan pengembangan bersama,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor UNIZAR Mataram, Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP, menyampaikan bahwa pihaknya memilih UIM Al-Gazali sebagai mitra studi banding karena melihat UIM sebagai kampus yang berkembang pesat dan memiliki tata kelola institusi yang progresif.
“Kami melihat UIM Al-Gazali sebagai salah satu universitas Islam yang sukses membangun sistem manajemen yang baik, termasuk dalam pengelolaan unit bisnisnya. Kami ingin belajar, berdiskusi, dan jika memungkinkan, memperkuat kerja sama dalam berbagai lini,” ujar Dr. Ansyar.
Ia juga menambahkan UNIZAR membuka peluang besar untuk kolaborasi riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kerja sama dalam pengembangan produk berbasis potensi daerah, terutama di bidang pertanian yang menjadi kekuatan bersama.
“Kami siap bersinergi dalam pengembangan produk berbasis potensi daerah. Apalagi baik UIM maupun UNIZAR punya potensi pertanian yang sangat kuat. Kita bisa kerja sama mulai dari riset, pengembangan produk, hingga hilirisasi,” tegasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan sharing praktik terbaik (best practices) dalam manajemen unit bisnis kampus dan sistem pengembangan SDM.
























