MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Kamis (4/12/2025).
Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., bersama Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara, KBP. dr. Bambang Triambodo, Sp.B.
Kerja sama ini menjadi langkah penting UIM Al-Gazali dalam proses persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran, sekaligus memperkuat jejaring kemitraan institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan di Indonesia Timur.
KBP. dr. Bambang Triambodo menegaskan komitmen kuat RS Bhayangkara untuk mendukung penuh UIM dalam mencetak dokter-dokter berkualitas.
“Kolaborasi ini sangat penting, dan kami melihat UIM tidak salah pilih partner. RS Bhayangkara tentu siap mendukung penuh. Kami percaya kerja sama ini ke depan akan selalu dimudahkan dan membawa manfaat besar,” ujar Bambang dalam keterangan, dikutip Ahad (7/12/2025).
Ia juga mengungkapkan RS Bhayangkara merasa terhormat dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan kedokteran, khususnya di kawasan Timur Indonesia.
“Ini bagian dari pengabdian kami untuk bangsa dan negara. Semoga langkah ini menjadi amal jariyah untuk semua,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam atas terjalinnya kerja sama ini.
Menurutnya, hadirnya RS Bhayangkara sebagai mitra strategis memberikan energi baru bagi UIM dalam menghadirkan Fakultas Kedokteran yang unggul dan berkualitas.
“Kami rasa antara RS Bhayangkara dengan UIM Al-Gazali punya tujuan dan visi yang sama, yakni mencetak SDM unggul di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Prof. Muammar juga menjelaskan UIM Al-Gazali telah memenuhi syarat utama untuk membuka Fakultas Kedokteran setelah meraih akreditasi institusi “Baik Sekali” dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“UIM sudah mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari kementerian sehingga bisa membuka Fakultas Kedokteran. Ini capaian besar yang kami syukuri,” tegasnya.
Ia menambahkan kepercayaan RS Bhayangkara merupakan amanah besar bagi UIM dalam meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan nasional di bidang kesehatan.
“Kami ucapkan terima kasih. Ini amanah bagi kami dari RS Bhayangkara, dan tentu kami berharap kerja sama ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif seperti praktik klinik, pengabdian masyarakat, penelitian kesehatan, serta penguatan mutu pendidikan kedokteran yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat luas. (*)

























