Pinrang

Maulid Wanua di Pinrang, Wabup Sudirman Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Gotong Royong

Tim Redaksi
×

Maulid Wanua di Pinrang, Wabup Sudirman Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si.

PINRANG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat Kabupaten Pinrang untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat persatuan di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Kegiatan bertajuk Maulid Wanua yang digelar masyarakat Desa Paria, Kecamatan Duampanua, Selasa (7/10), dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Wabup Sudirman menekankan bahwa semangat persatuan yang ditunjukkan masyarakat dalam perayaan Maulid menjadi cerminan kecintaan terhadap Rasulullah SAW, yang senantiasa menekankan nilai toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

“Peringatan Maulid ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan menjaga ukhuwah di tengah masyarakat. Dengan bersatu, kita mampu menghadapi berbagai dinamika sosial yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar Wabup.

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan saling membantu yang terlihat dalam penyelenggaraan Maulid menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kabupaten Pinrang masih menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

“Ketika masyarakat saling bahu-membahu dalam kegiatan seperti ini, maka sesungguhnya kita telah menjaga warisan nilai yang diteladankan Rasulullah Muhammad SAW, yakni semangat kebersamaan dan persatuan dalam kebaikan,” lanjutnya.

Menurut Wabup Sudirman, kegiatan Maulid tidak hanya memiliki makna keagamaan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang besar karena mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat solidaritas sosial di tingkat desa.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Wabup berharap masyarakat Pinrang tetap menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal menjaga keharmonisan dan toleransi, demi terciptanya masyarakat yang damai dan rukun. (*)