MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) bergerak bagi masyarakat Pulau Lae-Lae, Kelurahan Lae-Lae, Kecamatan Ujung Pandang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-419. Selain mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat kepulauan, program ini bertujuan memastikan warga memperoleh akses layanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana tanpa terkendala jarak geografis.
Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kota Makassar, Yuyun Fahruddin, SE, yang hadir mewakili Kepala DPPKB Kota Makassar, menjelaskan bahwa pelayanan KB bergerak merupakan salah satu upaya pemerintah menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pelayanan di daratan.
Menurutnya, kondisi geografis wilayah kepulauan perlu menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan layanan publik. Dengan pendekatan jemput bola, masyarakat tidak harus menyeberang ke pusat kota untuk memperoleh pelayanan KB.
“Melalui pelayanan KB bergerak ini, kami ingin memastikan masyarakat yang berada di wilayah kepulauan juga memperoleh akses pelayanan keluarga berencana. Jarak dan kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan layanan yang mereka butuhkan,” ujar Yuyun.
Dalam kegiatan tersebut, DPPKB menyediakan pelayanan kontrasepsi non-Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non-MKJP), meliputi suntik KB, pil KB, dan kondom.
Selain pelayanan kontrasepsi, masyarakat juga mendapat kesempatan berkonsultasi mengenai kesehatan keluarga serta memperoleh edukasi terkait upaya percepatan penurunan stunting.
Yuyun mengatakan, pelayanan tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan kontrasepsi, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, pengasuhan, dan pemenuhan gizi anak.
“Pelayanan ini bukan hanya tentang penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga bagaimana kita membangun kesadaran masyarakat untuk merencanakan keluarga dengan baik, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini,” jelasnya.
Ia menambahkan, program keluarga berencana memiliki peran penting dalam membantu keluarga merencanakan kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
Momentum HUT Kota Makassar ke-419 yang mengusung tema “Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan” juga menjadi pengingat pentingnya pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan.
Melalui pelayanan langsung ke Pulau Lae-Lae, Pemkot Makassar berupaya memperkecil kesenjangan akses layanan antara wilayah daratan dan kepulauan, sekaligus memperkuat edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
“Harapan kami, masyarakat Pulau Lae-Lae semakin memahami pentingnya keluarga berencana dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Dengan keluarga yang sehat dan terencana, kita turut mempersiapkan generasi Makassar yang lebih berkualitas di masa depan,” tuturnya.
DPPKB Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan. (*)














