MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan Makassar Half Marathon (MHM) 2027 dengan target menghadirkan sekitar 12.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain menjadi agenda olahraga unggulan, event ini juga diproyeksikan sebagai penggerak ekonomi dan pengembangan wisata olahraga (sport tourism) di Kota Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peluncuran Early Bird Makassar Half Marathon 2027 di Anjungan Tugu MNEK, Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (1/11/2026).
Menurut Munafri, Makassar Half Marathon telah berkembang menjadi salah satu agenda lari yang dinantikan para pelari, bukan hanya dari Makassar, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, MHM disebut sebagai salah satu event lari terbesar di kawasan Indonesia Timur.
“Makassar Half Marathon ini menjadi salah satu ikon yang dinanti-nantikan hampir seluruh pelari,” ujarnya.
Ia mengatakan, penyelenggaraan MHM 2027 direncanakan berlangsung pada Mei mendatang dengan sejumlah kategori lomba, termasuk jarak 10 kilometer dan half marathon 21 kilometer.
Pemkot Makassar menargetkan jumlah peserta tahun depan mencapai sekitar 12.000 pelari. Target tersebut didukung tingginya minat peserta dari luar daerah, yang selama ini disebut menyumbang lebih dari 50 persen total peserta.
Dorong Ekonomi dan Wisata Olahraga
Munafri menegaskan, Makassar Half Marathon tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga. Kehadiran ribuan pelari dari luar daerah juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi berbagai sektor usaha di Makassar.
Mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diproyeksikan ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan peserta dan pendamping.
“Peminat dari berbagai daerah datang, tentu hotel-hotel pasti penuh, jajanan dan kuliner di Kota Makassar juga bergerak. UMKM bisa berdaya,” tuturnya.
Ia juga menilai MHM menjadi ruang interaksi antara komunitas pelari Makassar dengan peserta dari berbagai daerah, sekaligus memperluas jejaring olahraga dan promosi kota.
“Yang paling penting, para pelari di Makassar bisa membangun interaksi dengan pelari-pelari yang datang dari daerah lain,” tambah Ketua IKA FH Unhas tersebut.
Karena itu, Pemkot Makassar berkomitmen terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar MHM semakin berkembang dan memiliki daya saing lebih luas.
Munafri bahkan menargetkan pada 2028 mendatang Makassar Half Marathon sudah memenuhi standar penyelenggaraan bertaraf internasional.
Early Bird dan Integrasi Pendaftaran Digital
Peluncuran Early Bird MHM 2027 kali ini turut dirangkaikan dengan kegiatan Sunday Market.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Makassar bersama penyelenggara membuka pendaftaran secara langsung dengan memberikan potongan harga sebesar 41 persen kepada peserta Sunday Run yang beruntung.
Sementara itu, pendaftaran daring dibuka melalui situs resmi Makassar Half Marathon dengan penawaran diskon sebesar 15 persen selama periode early bird.
Ke depan, Pemkot Makassar juga menyiapkan integrasi pendaftaran MHM 2027 melalui aplikasi LONTARA+.
Langkah ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses layanan pendaftaran secara digital sekaligus memperluas jangkauan promosi kegiatan.
Penyelenggaraan MHM 2027 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.
Munafri berharap persiapan yang semakin matang dapat menjadikan Makassar Half Marathon sebagai magnet wisata olahraga yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai destinasi penyelenggaraan event berskala nasional hingga internasional. (*)

























