MAKASSAR — Dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, Program Studi Terapi Gigi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Kodingareng Lompo, Kota Makassar, pada Senin (30/6).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian akademisi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya dalam hal kesehatan gigi dan mulut.
Sekitar 100 warga dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa, mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Mereka mendapatkan penyuluhan kesehatan gigi secara interaktif dan edukatif, yang dirancang untuk memudahkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut.
Kegiatan resmi dibuka oleh Lurah Kodingareng, Ronny Catur Prabowo, S.STP, yang mengapresiasi langkah Fakultas Vokasi Unhas dalam menjangkau wilayah pesisir dengan layanan edukasi dan kesehatan.
Menurutnya, pendekatan promotif dan preventif seperti ini menjadi sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan gigi dan mulut,” ujar Ronny.
Ketua Program Studi Terapi Gigi, drg. Zilal Islami Paramma, Sp.Ort., Subsp.DDTK (K), juga menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan.

Penyuluhan disampaikan oleh Ainun Ayu Yuniar, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM, yang memaparkan berbagai informasi penting seperti teknik menyikat gigi yang benar, pencegahan karies, serta kebiasaan hidup sehat yang menunjang kesehatan mulut secara menyeluruh.
Sesi ini juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung menyikat gigi yang baik dan benar, dengan fokus utama pada anak-anak sebagai generasi penerus.
Ketua Panitia, Muh. Firdaus Tulla, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh,” jelasnya.
Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan gigi gratis dan konsultasi medis dengan tenaga profesional.
Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi mereka dan menerima saran terkait perawatan lebih lanjut.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan souvenir kepada para peserta yang mengikuti kegiatan hingga tuntas.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Terapi Gigi Fakultas Vokasi Unhas berharap dapat mendorong perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat pesisir, serta memperkuat kesadaran bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian tak terpisahkan dari kesehatan umum yang berkelanjutan. (*)














