Sulawesi Selatan

RSKD Dadi Gelar Baksos Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-356 Sulsel

Tim Redaksi
×

RSKD Dadi Gelar Baksos Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-356 Sulsel

Sebarkan artikel ini
Warga Ramaikan Bakti Sosial HUT Sulsel ke-356 di RSKD Dadi
Warga Ramaikan Bakti Sosial HUT Sulsel ke-356 di RSKD Dadi

MAKASSAR — Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggelar bakti sosial kesehatan, Jumat (3/10/2025).

Kegiatan ini disambut antusias warga, terbukti dari ratusan peserta yang memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis sejak hari pertama.

Dalam baksos ini, RSKD Dadi menghadirkan tiga layanan kesehatan unggulan yang diberikan tanpa biaya.

Pertama, screening kesehatan jiwa untuk mengenali kondisi psikologis dan potensi gangguan mental.

Kedua, pemeriksaan pembuluh darah otak dengan Transcranial Doppler (TCD) guna mendeteksi risiko stroke.

Ketiga, pemeriksaan kepadatan tulang atau bone densitometri untuk mengetahui potensi osteoporosis.

Minat warga cukup tinggi, khususnya pada layanan TCD dan bone densitometri.

Pada hari pertama, tercatat 39 peserta terdiri atas 20 orang pemeriksaan TCD, 6 orang bone densitometri, dan 13 orang mengikuti screening jiwa.

Bahkan, seluruh slot TCD dan bone densitometri untuk Sabtu (4/10) sudah penuh terdaftar.

Meningkatnya Kesadaran Kesehatan Publik

Direktur RSKD Dadi, dr. Arman Bausat, Sp.B., Sp.OT(K) Spine, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat menjadi indikator meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan fisik dan mental.

“Respon positif ini menunjukkan masyarakat makin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, baik tubuh maupun jiwa,” jelasnya.

Bakti sosial ini menjadi salah satu kegiatan awal menuju puncak perayaan HUT ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2025.

RSKD Dadi berharap kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat langsung, tetapi juga mendorong budaya deteksi dini.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, potensi penyakit serius seperti stroke, osteoporosis, maupun gangguan mental dapat ditekan di masa mendatang. (*)