JAKARTA – Partai Gerakan Rakyat semakin dekat menuntaskan proses pendaftaran badan hukum secara nasional.
Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 35 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan resmi memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) di masing-masing provinsi.
Perkembangan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertema “Piala Dunia 2026” yang digelar di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Rakyat, kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).
Juru Bicara Partai Gerakan Rakyat, Sarifadilah Aziz atau yang akrab disapa Sarai, mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam proses pemenuhan legalitas partai menjelang tahapan politik nasional berikutnya.
“Dari 38 provinsi di Indonesia, saat ini sebanyak 35 berkas DPW telah dilakukan verifikasi, juga memperoleh Surat Keterangan Terdaftar atau SKT, dan resmi terdaftar sebagai DPW Partai Gerakan Rakyat,” ujar Sarai.
Ia menjelaskan, masih terdapat tiga provinsi yang proses administrasinya belum sepenuhnya rampung, yakni Maluku, Sulawesi Utara, dan Bali.
Menurut Sarai, DPW Maluku telah menyelesaikan tahapan verifikasi dan kini tinggal menunggu penerbitan SKT dari Kanwil Kementerian Hukum. Sementara itu, DPW Sulawesi Utara dan Bali masih menjalani proses verifikasi administrasi di tingkat wilayah.
“Sementara itu terdapat tiga provinsi yang masih dalam proses di Kantor Wilayah Kementerian Hukum, yaitu Maluku, Sulawesi Utara, dan Bali. DPW Maluku telah terverifikasi dan saat ini menunggu SKT diterbitkan oleh Kanwil. Sementara DPW Sulawesi Utara dan Bali masih dalam proses verifikasi di tingkat Kanwil,” jelasnya.
Sarai menilai kemajuan tersebut merupakan hasil kerja kolektif para kader dan pengurus partai di seluruh Indonesia yang secara gotong royong menyelesaikan berbagai persyaratan administrasi pendirian partai.
Menurutnya, Partai Gerakan Rakyat dibangun sebagai wadah perjuangan masyarakat dengan semangat keterbukaan, partisipasi, dan keberanian, khususnya bagi generasi muda yang ingin menghadirkan perubahan dalam politik Indonesia.
“Perkembangan ini menjadi bukti semangat gotong royong seluruh kader dan pengurus di berbagai daerah dalam membangun Partai Gerakan Rakyat. Partai Gerakan Rakyat hadir sebagai partainya rakyat biasa dan partainya anak-anak muda pemberani. Kami ingin menjadi rumah perjuangan bagi masyarakat yang menginginkan perubahan dan politik yang dekat dengan rakyat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Sarai juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan agar proses pemenuhan seluruh persyaratan legalitas dapat segera diselesaikan tanpa kendala.
“Untuk itu, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mendukung dan mendoakan demi kelancaran pemenuhan syarat pendaftaran,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Sarai menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader, pengurus, dan pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembentukan Partai Gerakan Rakyat.
“Proses pendirian partai ini lahir dari semangat kebersamaan dan gotong royong. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan menjadi bagian dalam sejarah menjadikan Gerakan Rakyat menjadi Partai Gerakan Rakyat,” tutupnya. (*)




















