Sidrap

Wabup Sidrap Dorong Peningkatan Integritas Sekolah Lewat Evaluasi SPI Pendidikan 2026

Tim Redaksi
×

Wabup Sidrap Dorong Peningkatan Integritas Sekolah Lewat Evaluasi SPI Pendidikan 2026

Sebarkan artikel ini
Sidrap Perkuat Budaya Integritas di Sekolah

SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat upaya membangun tata kelola pendidikan yang transparan dan berintegritas.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat evaluasi capaian Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Sidrap, Jumat (17/7/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rapat evaluasi dipimpin sebagai bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menilai pelaksanaan SPI sekaligus menyusun strategi peningkatan budaya integritas di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Inspektur Kabupaten Sidrap Mustari Kadir, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sirajuddin, serta kepala sekolah dan operator jenjang SD hingga SMP sederajat se-Kabupaten Sidrap.

Dalam kesempatan itu, Mustari Kadir menjelaskan bahwa SPI Pendidikan menjadi instrumen evaluasi bagi sekolah, pemerintah daerah, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengukur sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai integritas di sektor pendidikan.

Menurutnya, survei tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, hingga orang tua, sehingga hasilnya diharapkan mampu memberikan gambaran yang objektif mengenai kondisi tata kelola pendidikan.

“Diperlukan kepedulian dan kontrol dari semua pihak agar hasil survei benar-benar mencerminkan kondisi yang sebenarnya serta menjadi dasar perbaikan ke depan,” ujar Mustari.

Responden Diminta Menjawab dengan Jujur

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menegaskan bahwa keberhasilan SPI Pendidikan sangat bergantung pada kejujuran seluruh responden dalam mengisi kuesioner.

Ia mengingatkan agar setiap jawaban diberikan secara objektif sesuai kondisi yang sebenarnya sehingga hasil survei dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami berharap seluruh responden mengisi kuesioner sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Dari hasil itulah kita dapat mengetahui apa yang perlu diperbaiki agar kualitas tata kelola pendidikan di Kabupaten Sidrap semakin baik,” katanya.

Nurkanaah berharap nilai SPI Pendidikan Kabupaten Sidrap pada 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebagai indikator semakin kuatnya budaya integritas di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, hingga orang tua.

Ingatkan Pentingnya Kebersihan Sekolah

Selain membahas evaluasi SPI Pendidikan, Nurkanaah juga mengajak seluruh satuan pendidikan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Ia menilai lingkungan belajar yang bersih, tertib, dan nyaman tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter disiplin serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Budaya baik di sekolah tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran, tetapi juga melalui lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman,” tuturnya.

Melalui evaluasi SPI Pendidikan Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap budaya integritas semakin mengakar di lingkungan sekolah sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. (*)