Sidrap

BRIN Jajaki Pusat Riset Pengelolaan Rawa di Sidrap, Perkuat Kolaborasi Ilmiah Berbasis Potensi Daerah

Tim Redaksi
×

BRIN Jajaki Pusat Riset Pengelolaan Rawa di Sidrap, Perkuat Kolaborasi Ilmiah Berbasis Potensi Daerah

Sebarkan artikel ini
BRIN Jajaki Pusat Riset Pengelolaan Rawa di Sidrap

SIDRAP – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam pengembangan pusat riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

Rencana tersebut mengemuka dalam audiensi tim Pusat Kolaborasi Riset Rawa di Kawasan Wallacea BRIN bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo Kendari dengan Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di ruang kerja Wakil Bupati, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Tim BRIN dipimpin Dr. Triyono, yang menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara BRIN, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan riset berbasis potensi lokal.

Menurutnya, Kabupaten Sidrap memiliki kawasan rawa yang strategis, terutama di sekitar Danau Sidenreng, sehingga dinilai layak menjadi salah satu lokasi pengembangan pusat studi dan riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin membantu pemerintah daerah menyiapkan pusat studi yang berfokus pada potensi wilayah. Selain itu, kerja sama ini bertujuan menyelaraskan program kerja sekaligus membangun sinergi riset di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya terkait pengelolaan ekosistem rawa,” ujar Triyono.

Ia menambahkan, hasil riset nantinya diharapkan tidak hanya menghasilkan kajian ilmiah, tetapi juga memberikan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Menanggapi rencana tersebut, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BRIN dan LPPM Universitas Halu Oleo yang memilih Sidrap sebagai salah satu daerah pengembangan kolaborasi riset.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga riset, dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menghadirkan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan hasil penelitian.

“Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini. Pemerintah Kabupaten Sidrap siap mendukung pelaksanaan riset dan bersinergi dengan BRIN maupun perguruan tinggi. Kami juga berharap mendapat petunjuk dan arahan mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nurkanaah.

Usai audiensi, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke Kecamatan Wattang Sidenreng untuk meninjau kawasan rawa di sekitar Danau Sidenreng.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi awal terhadap potensi kawasan yang akan menjadi objek kajian dalam pengembangan pusat riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

Melalui kolaborasi ini, BRIN dan Pemerintah Kabupaten Sidrap diharapkan dapat membangun ekosistem riset yang mampu mendukung pengelolaan kawasan rawa secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam mendukung pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan. (*)