Makassar

DP3A Makassar Perkuat Peran Shelter Warga sebagai Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Tim Redaksi
×

DP3A Makassar Perkuat Peran Shelter Warga sebagai Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Sebarkan artikel ini
DP3A Makassar Edukasi Puluhan Shelter Warga Bahas Penguatan Terhadap Korban KDRT
DP3A Makassar Edukasi Puluhan Shelter Warga Bahas Penguatan Terhadap Korban KDRT

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) terus berupaya memperkuat layanan keluarga dan perlindungan sosial di tingkat akar rumput.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Daerah, yang berlangsung di Hotel Ibis Ratulangi, Rabu (29/10/2025).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kegiatan yang mengangkat tema “Peningkatan SDM Lembaga Layanan Keluarga” ini diikuti oleh para pengelola shelter warga dari sejumlah kelurahan di Kota Makassar.

Para peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan guna memperkuat kemampuan mereka dalam menangani persoalan perempuan dan anak di wilayah masing-masing.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan DP3A Kota Makassar, Nanin Sudiar, AP., yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas lembaga penyedia layanan keluarga sebagai ujung tombak perlindungan sosial di tingkat masyarakat.

“Peserta kita hari ini adalah shelter warga yang baru terbentuk lagi di beberapa kelurahan. Maka dari itu, kami berikan edukasi tentang bagaimana menghadapi masalah perempuan dan anak di wilayahnya. Mereka ini garda terdepan kami,” ujar Nanin.

Bangun Sinergi dan Berbagi Best Practice

Melalui kegiatan ini, DP3A berharap tercipta ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik (best practice) antar lembaga penyedia layanan keluarga.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas program perlindungan perempuan dan anak di seluruh wilayah Kota Makassar.

“Dengan peningkatan kapasitas ini, kami ingin lembaga layanan keluarga dapat lebih siap menghadapi tantangan di lapangan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Nanin.

DP3A Makassar berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program inovatif yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga serta pencegahan kekerasan berbasis gender.

Shelter Warga, Garda Pencegahan KDRT di Akar Rumput

Salah satu narasumber, Zulhajar, Konselor Hukum dari UPTD PPA DP3A Kota Makassar, menegaskan bahwa keberadaan shelter warga tidak hanya berperan dalam penanganan kasus, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Hari ini kami memberikan materi awal tentang KDRT — bagaimana mengenali korban dan melakukan penanganan awal di tingkat wilayah. Shelter warga bertugas menangani di lapangan, lalu berkoordinasi dengan kami di UPTD PPA untuk tindak lanjut,” jelasnya.

Ke depan, koordinasi antara shelter warga dan UPTD PPA akan terus diperkuat agar mekanisme layanan perlindungan bisa berjalan cepat dan responsif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DP3A Kota Makassar untuk menghadirkan layanan perlindungan keluarga yang humanis, inklusif, dan berbasis komunitas, sejalan dengan visi pemerintah kota menjadikan Makassar sebagai kota ramah perempuan dan anak. (*)