Sulawesi Selatan

Uji Coba Koridor 5 Trans Sulsel Berlanjut, Dishub Catat Respons Positif Penumpang

Tim Redaksi
×

Uji Coba Koridor 5 Trans Sulsel Berlanjut, Dishub Catat Respons Positif Penumpang

Sebarkan artikel ini
Trans Sulsel Gantikan Layanan Teman Bus

MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan operasional Bus Trans Sulsel.

Salah satunya melalui survei uji coba layanan terbatas di Koridor 5 yang menghubungkan Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea, Makassar, dengan Kampus Teknik Unhas di Kabupaten Gowa.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Uji coba tersebut telah berlangsung sejak Senin, 12 Januari 2026, dan hingga kini masih berjalan untuk mengukur efektivitas layanan serta minat masyarakat terhadap koridor baru tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Sulsel, Setyawan Dwiharto Sutrisno, menyebutkan bahwa respons publik terhadap kehadiran Koridor 5 terbilang menggembirakan. Selain sebagai evaluasi teknis, uji coba ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat.

“Responsnya positif. Sekaligus kita sampaikan bahwa Koridor 5 Trans Sulsel sudah mulai terlayani,” ujar Setyawan, Kamis, 14 Januari 2026.

Saat ini, armada yang dioperasikan masih bersifat terbatas. Dari total kebutuhan ideal 15 unit bus, baru tujuh unit yang beroperasi. Kondisi tersebut berdampak pada interval waktu keberangkatan yang masih relatif panjang.

Dengan jumlah armada yang ada, bus diberangkatkan setiap 30 menit. Dishub Sulsel menargetkan, setelah seluruh armada tersedia, interval keberangkatan dapat dipangkas menjadi 15 menit guna meningkatkan kenyamanan dan kecepatan layanan.

“Kalau sudah 15 unit beroperasi, targetnya setiap 15 menit bus bisa dilepas,” jelas Setyawan.

Dalam masa uji coba ini, Dishub Sulsel juga mulai menyampaikan informasi kepada pengguna terkait rencana pemberlakuan tarif. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu berakhirnya masa layanan gratis.

“Ke depan tentu akan diberlakukan pembayaran. Tapi belum ada target waktu pasti. Harapannya kalau semua sudah siap, Januari ini bisa mulai berjalan,” tegasnya.

Sejumlah penumpang turut memberikan masukan selama uji coba berlangsung, terutama terkait kebutuhan penambahan armada agar waktu tunggu semakin singkat.

Masukan tersebut, kata Setyawan, menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan layanan Trans Sulsel ke depan.

Selain Koridor 5, Dishub Sulsel juga masih melakukan survei uji coba layanan terbatas di Koridor 1 dan Koridor 2. Kehadiran Trans Sulsel menjadi kelanjutan layanan transportasi publik setelah program Teman Bus berhenti beroperasi, demi menjaga konektivitas dan mobilitas warga Sulawesi Selatan.

Saat ini, rute Trans Sulsel yang disiapkan meliputi:

  • Koridor 1: Panakkukang Square–Pelabuhan Galesong Takalar (PP)
  • Koridor 2: Kampus Unhas Tamalanrea–Stasiun Kereta Api Mandai via Bandara Sultan Hasanuddin
  • Koridor 5: Kampus Unhas Tamalanrea–Kampus Teknik Unhas Gowa (PP)

Bus Trans Sulsel sendiri resmi diluncurkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada 14 Juli 2025 untuk melayani kawasan Mamminasata.

Program ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas mahasiswa, pekerja, dan wisatawan menuju titik-titik strategis, sekaligus mendorong peralihan masyarakat ke transportasi umum guna menekan kemacetan dan polusi.

Respons positif juga terlihat dari warganet. Akun media sosial @annis17nur menuliskan apresiasinya, “Alhamdulillah, terima kasih banyak @sulselprov, sangat terbantu sekali dengan fasilitas umum yang disediakan.”

Sementara akun @andifauziahstrid menyampaikan, “Alhamdulillah terima kasih pemprov. Mana naiknya masih gratis.” (*)