MAKASSAR – Dosen Universitas Islam Makassar Al-Gazali (UIM Al-Gazali), Warsidi, M.Hum., Ph.D., meraih penghargaan nasional dalam ajang Anugerah LPTNU 2026 pada kategori Cendekiawan Ilmu Agama dengan capaian karya ilmiah berpengaruh di bidang bahasa dan sastra.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan yang digelar oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama di kampus Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Selasa (10/3/2026).
Anugerah LPTNU merupakan bentuk apresiasi kepada akademisi, peneliti, dan insan perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama yang dinilai memiliki dedikasi serta kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam penilaian tersebut, Warsidi dianggap berhasil memberikan kontribusi penting melalui berbagai karya ilmiah yang berpengaruh dalam pengembangan kajian bahasa dan sastra, khususnya yang beririsan dengan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan.
Warsidi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga pengakuan terhadap kontribusi akademik yang lahir dari lingkungan UIM Al-Gazali.
“Penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berkarya di bidang bahasa dan sastra. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga media penting dalam membangun peradaban, merawat nilai-nilai keislaman, serta memperkuat identitas budaya bangsa,” ujar Warsidi.
Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi para akademisi, khususnya di lingkungan UIM Al-Gazali, untuk terus produktif menulis, meneliti, dan menyebarkan gagasan ilmiah yang bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Makassar Al-Gazali, Muammar Bakry, turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh Warsidi.
Menurutnya, penghargaan tersebut membuktikan bahwa civitas akademika UIM Al-Gazali mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di tingkat nasional, khususnya dalam pengembangan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.
“Kami sangat bangga atas capaian yang diraih Dr. Warsidi. Penghargaan ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi beliau, tetapi juga membawa nama baik Universitas Islam Makassar Al-Gazali di tingkat nasional,” kata Muammar Bakry.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi para dosen dan peneliti di lingkungan UIM Al-Gazali untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.
“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen di UIM Al-Gazali untuk terus melahirkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kemajuan umat,” tutupnya. (*)

























