MAKASSAR — Suasana kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Ikatan Wanita Tionghoa (IWATI) Sulsel di CRT Seafood Makassar, Jumat (13/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 100 anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan diundang untuk berbuka puasa bersama sekaligus menerima santunan.
Kegiatan yang mengusung tema “Sedekah sebagai Wujud Syukur” ini juga menghadirkan Ustadz Rahman Tayang yang memberikan tausiyah menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memperbanyak sedekah serta memperkuat kepedulian sosial selama bulan suci Ramadan.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Acara berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan. Selain berbuka puasa bersama, panitia juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.
Mereka turut menerima bantuan berupa sarung dan mukena baru sebagai bentuk dukungan agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik selama Ramadan.
Raut kebahagiaan terlihat dari wajah para anak yatim yang mengikuti rangkaian acara dengan antusias hingga waktu berbuka puasa tiba.
Ketua DWP Sulsel, Melani Simon Jufri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program bakti sosial organisasi yang rutin dilaksanakan selama Ramadan.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur sekaligus upaya untuk menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ini merupakan salah satu kegiatan bakti sosial Dharma Wanita Persatuan Sulsel di bulan Ramadan sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian kami untuk berbagi dengan anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Melani juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan IWATI Sulsel yang turut berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi dan dukungan dari Ikatan Wanita Tionghoa Sulsel di bulan yang penuh berkah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IWATI Sulsel, Wanny Horax, menyambut baik kolaborasi bersama DWP Sulsel dalam kegiatan berbagi dengan anak-anak yatim.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat.
“Kami sangat senang bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di bulan Ramadan ini. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan sekaligus memperkuat toleransi di tengah masyarakat,” katanya.
Wanny berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan semangat bagi anak-anak dalam menjalankan ibadah puasa.
“Semoga kebahagiaan yang kami bagikan bersama DWP dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Di Sulawesi Selatan, berbagai organisasi masyarakat dan komunitas diketahui rutin menggelar kegiatan sosial selama Ramadan, seperti santunan anak yatim, pembagian paket berbuka puasa, hingga bantuan bagi masyarakat kurang mampu.
Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial serta menumbuhkan kepedulian antarwarga di tengah masyarakat. (*)

















