Sulawesi Selatan

Demokrat Sulsel Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Perkuat Silaturahmi di Tengah Dinamika Politik

Tim Redaksi
×

Demokrat Sulsel Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Perkuat Silaturahmi di Tengah Dinamika Politik

Sebarkan artikel ini
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar peringatan Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di Hotel Swiss-Bell Makassar pada Kamis, 20 Maret 2025.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar peringatan Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di Hotel Swiss-Bell Makassar pada Kamis, 20 Maret 2025.

MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar peringatan Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di Hotel Swiss-Bell Makassar pada Kamis, 20 Maret 2025.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum refleksi keagamaan, tetapi juga ajang mempererat hubungan antar-kader di tengah kondisi politik yang penuh tantangan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran merupakan tradisi tahunan partai yang memiliki nilai spiritual sekaligus strategis.

“Setiap Ramadan, kita selalu mengadakan peringatan ini sebagai bentuk penguatan iman. Selain itu, ini juga menjadi momen penting untuk memperkokoh kebersamaan di antara kita,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 70% ketua DPC serta anggota DPRD dari Demokrat Sulsel.

Dalam kesempatan itu, Ni’matullah menyoroti dinamika politik saat ini yang menurutnya cukup menantang. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang intens di antara para kader agar tetap solid menghadapi berbagai perkembangan politik ke depan.

“Situasi politik saat ini bisa dibilang cukup berat. Karena itu, pertemuan seperti ini menjadi sangat penting agar kita tetap kompak dan siap menghadapi berbagai tantangan,” katanya dengan nada santai.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal Demokrat Sulsel dalam mempersiapkan langkah-langkah strategis menghadapi agenda politik mendatang. (*)