Luwu

HUT ke-66 Kabupaten Luwu, Gubernur Sulsel dan Bupati Kompak Gaungkan Semangat Pembangunan Berkarakter dan Bermartabat

Tim Redaksi
×

HUT ke-66 Kabupaten Luwu, Gubernur Sulsel dan Bupati Kompak Gaungkan Semangat Pembangunan Berkarakter dan Bermartabat

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Luwu memperingati Hari Jadi ke-66 dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme masa depan.
Kabupaten Luwu memperingati Hari Jadi ke-66 dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme masa depan.

LUWU – Kabupaten Luwu memperingati Hari Jadi ke-66 dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme masa depan.

Acara puncak yang digelar di Lapangan Andi Djemma, Belopa, pada Jumat (4/7) pagi, menghadirkan Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, dan menjadi momentum penting konsolidasi pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati H. Patahudding dan Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu (Pata-Dhevy).

Mengusung tema “Bangkit Lebih Cepat, Berkarakter dan Bermartabat“, peringatan HUT kali ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi menjadi panggilan kolektif untuk merawat warisan sejarah, memperkuat nilai budaya, dan mengokohkan komitmen membangun Luwu ke depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menegaskan kesiapannya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu dalam merealisasikan berbagai program prioritas yang telah dirancang Pata-Dhevy.

“Mari kita kompak dan saling mendukung. Pembangunan akan mudah kalau dijalankan dengan damai, satu arah, dan penuh semangat gotong royong,” ujar Gubernur.

Ia pun menyoroti beberapa proyek yang telah dan akan dijalankan, termasuk pembangunan jembatan dan penanganan banjir.

Salah satu program strategis yang disorot adalah rencana pembangunan Rumah Sakit Regional di Kecamatan Bua, dengan estimasi anggaran Rp250 miliar yang saat ini tengah dikaji secara teknis dan administratif.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan hibah dana sebesar Rp16 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Salujambu serta promosi UMKM, termasuk bantuan buffer stock penanganan bencana senilai Rp251 juta lebih dan CSR dump truck sampah untuk Pemkab Luwu.

Bupati Luwu H. Patahudding dalam pidatonya menyampaikan, Hari Jadi ini mengacu pada UU No. 29 Tahun 1959 dan UU No. 146 Tahun 2024 tentang pembentukan Kabupaten Luwu. Ia menekankan pentingnya momen ini sebagai refleksi sejarah dan komitmen bersama membangun masa depan.

“Peringatan ini adalah kesempatan untuk mengingat perjuangan para pendahulu, mengevaluasi capaian pembangunan, dan menyatukan langkah menghadapi tantangan yang tidak ringan ke depan,” ujarnya.

Bupati memaparkan bahwa di awal masa kepemimpinan Pata-Dhevy, telah dirumuskan visi besar “Luwu Unggul, Berkarakter, dan Berbasis Agribisnis” yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029.

Visi tersebut dijabarkan dalam 25 program strategis, 57 kegiatan prioritas, serta tujuh program cepat berdampak (quick win) yang sudah mulai direalisasikan dalam 100 hari pertama, seperti:

  • Layanan kependudukan berbasis kecamatan,
  • Optimalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Walenrang-Lamasi,
  • Pembebasan PBB untuk veteran dan masyarakat kurang mampu,
  • Layanan kesehatan UHC berbasis E-KTP,
  • Pengadaan seragam sekolah gratis lengkap,
  • Internet gratis di ruang publik tertentu, dan
  • Penyediaan excavator amfibi untuk penanggulangan banjir.

Ia juga mengungkap program prioritas bantuan bibit perkebunan seperti kakao, durian, pala, dan komoditas unggulan lainnya dalam upaya mengembalikan kejayaan Luwu sebagai daerah agribisnis andalan di Sulawesi Selatan.

Momentum HUT ke-66 ini juga diisi dengan berbagai penandatanganan kerja sama strategis, seperti:

  • Integrasi data pertanahan dan PBB antara Pemkab Luwu dan Kantor Pertanahan,
  • Digitalisasi daerah bersama PT. Telkomsel,
  • Penyerahan sertifikat tanah KPU kepada Pemkab Luwu.
  • Berbagai bantuan dan penghargaan juga diberikan secara simbolis, di antaranya:
  • Penyerahan 23 motor sampah dari para developer,
  • Penyerahan 2 unit handtraktor roda empat,
  • Bantuan 100.000 bibit kakao untuk peremajaan lahan 100 hektar,
  • Santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, dan
  • Bantuan buku untuk 45 lokus desa/kelurahan, rumah ibadah, dan taman baca.

Dalam semangat literasi, Pemkab Luwu juga mengumumkan pemenang lomba perpustakaan desa/kelurahan terbaik tahun 2025, yang dimenangkan oleh Perpustakaan Desa Temboe (Juara I), disusul Bonelemo (Juara II), dan Batusitanduk (Juara III).

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat bahu membahu membangun Luwu berlandaskan budaya dan nilai luhur.

“Mari kita menjadi masyarakat yang berkarakter—jujur dalam bekerja, santun dalam bertutur, dan bijak dalam mengambil keputusan. Seperti petuah adat kita: Wanua Mappatuo Naewai Alena – Luwu mampu menghidupi dirinya sendiri karena kekayaan sumber daya dan karakter masyarakatnya,” pungkas Patahudding.

Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu menjadi penanda bahwa semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus tumbuh.

Dengan kepemimpinan yang berorientasi pada nilai budaya dan keberpihakan terhadap rakyat, Kabupaten Luwu menatap masa depan dengan harapan besar: menjadi kabupaten yang maju, mandiri, dan bermartabat di tengah keberagaman. (**)