Pendidikan

Journalism Training HIPMIN Makassar Dorong Anggota Kembangkan Media Alternatif

Tim Redaksi
×

Journalism Training HIPMIN Makassar Dorong Anggota Kembangkan Media Alternatif

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Journalism Training oleh Bidang Pers HIPMIN Makassar sukses terlaksana. Kegiatan yang digelar sejak Jumat (7/11) ini resmi ditutup Dewan Musyawarah Hasanuddin Tomaidi di Pulau Lae-lae, Makassar, Minggu (9/11).

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Badan Pengurus khususnya Pers HIPMIN Makassar yang telah bekerja secara maksimal menyukseskan kegiatan ini. Dengan Journalism Training ini semoga anggota HIPMIN Makassar punya peran dalam membangun opini publik yang berpihak kepada rakyat,” ucap Hasanuddin dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua HIPMIN Makassar Az-zahrah menyampaikan Journalism Training merupakan salah satu program yang sejalan dengan perkembangan di era digital. Tentunya, lanjut dia, ini sangat bermanfaat terhadap anggota.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membangun semangat anggota untuk terus berkarya melalui karya tulis dan semakin kreatif ditengah konvergensi media,” jelasnya.

Pimred Pers HIPMIN Makassar, Aristawidyah Ikbal mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang terlibat.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada teman-teman Badan Pengurus, kaka-kaka dan seluruh anggota HIPMIN Makassar yang sudah berpartisipasi dalam menyukseskan program Journalism Training Pers HIPMIN,” tutur Wiwi akrab disapa, usai acara penutupan.

Dirinya menegaskan, dengan melihat potensi dan semangat yang dimiliki anggota melalui Journalism Training, Pers HIPMIN Makassar akan berupaya menghadirkan media alternatif. Namun, ada beberapa hal yang masih perlu disiapkan untuk diselesaikan.

“Harapan besar kami kedepan, ingin memperluas peran Pers HIPMIN Makassar dengan daya kreativitas yang dimiliki untuk mendorong Pers HIPMIN sebagai media alternatif, sehingga jangkauannya lebih luas dikenal publik. Tapi itu kita harus mulai dari internal, untuk memperkuat SDM salah satunya dengan training,” harapnya.

“Bukan tidak mungkin tapi kita harus optimis kedepan kami berupaya hadirkan media alternatif Pers HIPMIN sebagai wadah kreatif dan daya kritis anggota. Tentu kami masih butuh kesiapan yang matang. Setidaknya kami sudah berusaha memulai dengan instrumen yang ada saat ini,” pungkasnya. (*)