MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menerima kedatangan tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk melakukan asesmen lapangan pada dua program studi, yakni Program Doktor (S3) Agribisnis Pascasarjana dan Program Sarjana (S1) Agroteknologi Fakultas Pertanian. Asesmen berlangsung selama dua hari, 2–3 Desember 2025.
Penyambutan tim asesor dipimpin langsung oleh Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, di Ruang Kerja Rektor. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penerimaan resmi di Ruang Rapat Senat Gedung Iqra lantai 17, yang turut dihadiri jajaran pimpinan kampus.
Tampak hadir Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Prof Gagaring Pagalung, Wakil Rektor III Dr Mawardi Pewangi, Wakil Rektor IV Dr Burhanuddin, Dekan Fakultas Pertanian Dr Andi Khaeriyah, Direktur Pascasarjana Prof Erwin Akib, serta pimpinan lembaga dan badan kampus lainnya.
Tim asesor yang melakukan penilaian untuk Program Studi S3 Agribisnis terdiri atas Dr. Ir. Rustam Abdul Rauf, S.P., M.P dan Prof. Ir. Suprayogi, M.Sc., Ph.D. Sementara asesmen untuk Program Studi S1 Agroteknologi dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si dan Prof. Dr. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D.
Dalam sambutannya, Rektor Abd Rakhim Nanda menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian dari proses berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat akreditasi program studi.
“Kami berharap asesmen ini memberi masukan konstruktif untuk pengembangan Prodi S3 Agribisnis dan S1 Agroteknologi, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Rektor juga memaparkan capaian akreditasi institusi Unismuh Makassar yang telah meraih peringkat Unggul. Di tingkat program studi, tercatat 32 prodi yang sudah berstatus terakreditasi Unggul dan A. Ia turut memperkenalkan tagline Unismuh I-GIF (Integrated Green Islamic Futuristic), yang menurutnya menjadi gambaran komitmen kampus terhadap keberlanjutan lingkungan, orientasi masa depan, dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas.
Perwakilan asesor BAN-PT, Rustam Abdul Rauf, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak universitas. Hal senada juga disampaikan para asesor lainnya selama sesi penerimaan.
Sementara itu, Prof Hadiwiyono menegaskan bahwa asesmen lapangan bertujuan memvalidasi kesesuaian Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan kondisi riil yang ada di lapangan.
“Selama dua hari ke depan, kami akan berdiskusi dengan pimpinan universitas, melakukan wawancara dengan dosen dan tenaga kependidikan, serta meninjau langsung sarana dan prasarana yang digunakan, baik di tingkat universitas, fakultas, maupun pascasarjana,” jelasnya. (*)

























