Berita

Hidupkan Ruang Publik, FKP Malut–Makassar Ajak Pemuda Kawal Pembangunan Daerah

Tim Redaksi
×

Hidupkan Ruang Publik, FKP Malut–Makassar Ajak Pemuda Kawal Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Forum Komunikasi Pemuda (FKP) Maluku Utara–Makassar melakukan dialog publik dengan konsep Ino La Macarita (ILC) yang bertajuk “Penguatan Pendidikan di Maluku Utara: Evaluasi dan Rekonstruksi SDM di Naff Cafe, Selasa (6/1/2026) malam.

Kegiatan ini menyoroti sejumlah persoalan di Provinsi Maluku Utara, termasuk di kabupaten kota. Adapun konsep ILC merupakan program perdana di awal tahun 2026, guna memberikan ruang kepada Pemuda-mahasiswa untuk memotret isu-isu yang berkembang.

Koordinator I FKP Malut–Makassar Fadli mengatakan, program ILC ini memberikan ruang bagi pemuda dan mahasiswa untuk membaca dan memahami realitas sosial yang berkembang di daerah.

“ILC ini merupakan konsep yang hendak menghidupkan ruang publik bagi pemuda dan mahasiswa agar tidak apatis dengan benturan kebijakan khususnya di Maluku Utara,” ucap Fadli dalam keterangannya, Kamis (8/1/2025).

Dirinya menyadari, peran pemuda dan mahasiswa sangat berpengaruh terhadap pembangunan daerahnya. Kata Fadli, pihaknya berupaya menyediakan ruang publik itu untuk menggerakan pemuda dan mahasiswa agar tidak apatis dengan beragam persoalan.

“Energi anak muda harus dipandang sebagai benteng terakhir dalam mengawal kebijakan kekuasaan menyangkut hajat hidup masyarakat. Ini merupakan bagian daripada tanggung jawab moral sebagai civil society. Kita tidak bisa hanya berharap kepada lembaga pemerintahan,” katanya.

“Kesadaran moral ini akan terus kita bangun, memperkuat jaringan, dengan simpul-simpul kekuatan anak muda, saya meyakini SDM anak muda maluku utara akan ikut berpartisipasi dalam mendorong kualitas demokrasi,” sambungnya.

Fadli mengatakan, kegiatan ILC ini akan dijadwalkan secara berjenjang. Dirinya berharap agar kedepan pemberdayaan ruang publik khususnya dalam mengawal jalannya pemerintahan semakin masif dan memberikan dampak positif terhadap daerah.

“Kami berharap agar kegiatan untuk memberdayakan ruang publik dengan cara seperti ini semakin menegaskan peran pemuda dan mahasiswa sehingga tidak sekedar menjadi penonton, tapi ambil bagian dalam menciptakan sejarah untuk sama-sama mengawal pembangunan khususnya di daerah masing-masing,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketum HIPMIN Makassar Periode 2024-2025, Hasanuddin Tomaidi mengatakan, kegiatan yang digelar FKP Malut-Makassar ini harusnya dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa.

“Peningkatan SDM dalam rangka penguatan pendidikan bisa juga kita lihat dari kesadaran mahasiswa Maluku Utara, bagaimana partsipasi mereka dalam melihat persoalan di daerahnya. Kegiatan seperti ini harusnya menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan kesungguhan kita sebagai mahasiswa,” tutupnya. (*)