MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mendorong agar kegiatan Gerakan Pangan Murah tidak hanya digelar pada momen-momen tertentu, tetapi menjadi agenda rutin dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di wilayahnya.
Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Manggala, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Saya ucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengakses kebutuhan pangan dengan mudah dan murah,” ujar Munafri.
Ia mencontohkan, pada kegiatan kali ini disediakan 20 ton beras yang dijual dengan harga di bawah pasaran. Selain beras, berbagai bahan pangan pokok lainnya juga dijajakan dengan harga terjangkau.
“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan dalam rangka hari ulang tahun, tetapi bisa menjadi agenda rutin, karena ini menyangkut kebutuhan vital dan pokok masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut disambut antusias oleh warga setempat yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga lebih rendah.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pelaku usaha pangan serta instansi terkait, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan dan menekan gejolak harga di tingkat masyarakat.
Munafri yang akrab disapa Appi itu menegaskan, keberlanjutan kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat sistem ketahanan pangan daerah dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan strategis.
“Kita berharap ini menjadi bagian dari bagaimana kita menjaga ketahanan pangan di Kota Makassar,” pungkasnya. (*)


























