MAKASSAR — Sebanyak 325 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Makassar dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, saat melaporkan kesiapan pemberangkatan kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Kamis (26/2/2026).
Dalam audiensi tersebut, Amrullah menjelaskan bahwa ratusan CJH Makassar itu terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 17 dan kloter 37.
“Jumlah calon jemaah haji asal Makassar yang akan berangkat sekitar kurang lebih 325 orang,” ujarnya.
Sistem Waiting List Berbasis Pendaftaran
Amrullah menjelaskan, penetapan jumlah jemaah tahun ini mengacu pada sistem waiting list berbasis pendaftaran, bukan lagi menggunakan skema perhitungan satu persen seperti sebelumnya.
Menurutnya, daftar tunggu yang sempat mencapai 48 tahun kini berkurang menjadi sekitar 26 tahun, seiring kebijakan terbaru dari Menteri.
“Sekarang sistemnya berdasarkan pendaftaran dan waiting list. Ini membuat antrean lebih terukur,” jelasnya.
Perubahan sistem tersebut dinilai memberi kepastian bagi masyarakat yang telah lama menunggu jadwal keberangkatan.
Manasik Tuntas, Koordinasi Terus Diperkuat
Seluruh rangkaian manasik haji, lanjut Amrullah, telah dilaksanakan baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kota.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar, khususnya Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), guna memastikan kesiapan administrasi dan teknis pemberangkatan.
Ia menegaskan arahan dari Kantor Wilayah serta Menteri agar sinergi dengan pemerintah daerah terus diperkuat, termasuk dalam hal pengamanan, transportasi, dan pelayanan jemaah.
“Kami siap bekerja sama dan mohon arahan dari Pak Wali dalam hal persiapan keberangkatan haji, khususnya untuk jemaah Kota Makassar,” katanya.
Kantor Baru di Asrama Haji Sudiang
Dalam kesempatan tersebut, Amrullah juga melaporkan bahwa Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar kini menempati kantor baru di kawasan Asrama Haji Sudiang.
Fasilitas tersebut disiapkan pemerintah pusat mengingat keterbatasan lahan perkantoran di wilayah kota.
Ia berharap Wali Kota Makassar dapat berkenan melepas secara resmi calon jemaah haji sebelum keberangkatan yang dijadwalkan mulai April 2026.
Menanggapi laporan tersebut, Munafri Arifuddin menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Makassar terhadap kelancaran seluruh tahapan pemberangkatan CJH 2026.
Ia berharap proses mulai dari manasik hingga keberangkatan berjalan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.
Koordinasi lintas instansi, menurutnya, menjadi kunci agar pelayanan haji tahun ini dapat berlangsung lebih baik dan profesional. (*)


























