Berita

Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, BULOG Sulselbar Masuk Barisan Terdepan Penopang Nasional

Tim Redaksi
×

Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, BULOG Sulselbar Masuk Barisan Terdepan Penopang Nasional

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Perum BULOG mencatat pencapaian bersejarah dengan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang untuk pertama kalinya menembus 5.000.198 ton per 23 April 2026.

Capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus bukti nyata keberhasilan swasembada pangan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa stok tersebut sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri dan tersimpan di lebih dari ribuan gudang Bulog dan mitra di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kondisi gudang yang penuh menjadi indikator kuat keberhasilan pemerintah menjaga pasokan dan stabilitas harga beras.

BACA JUGA:  Penyalur Bantuan Pangan Beras di Makassar Protes, Singgung Pendataan Tidak Merata

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan menembus 5 juta ton merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari peningkatan produksi petani, optimalisasi penyerapan, hingga penguatan infrastruktur pangan.

Di tingkat regional, Perum BULOG Kanwil Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) tampil sebagai salah satu kontributor utama nasional.

Hingga 22 April 2026, stok di wilayah ini mencapai 851.648 ton, atau 17,03 persen dari total nasional.

Dari sisi pengadaan, Bulog Sulselbar telah merealisasikan 435.618 ton setara beras, atau 62,4 persen dari target 697.610 ton tahun 2026.

BACA JUGA:  Kolaborasi Kejati dan Bulog Sulselbar: Gudang 2.500 Ton Siap Perkuat Stok Pangan

Kontribusi terbesar di wilayah ini datang dari daerah lumbung pangan, yakni: Cabang Pinrang: 69.745 ton, Cabang Sidrap: 68.464 ton dan Cabang Parepare: 63.102 ton.

Capaian tersebut mempertegas peran strategis Sulselbar sebagai salah satu tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Sulsel dan Sulbar, Fahrurozi menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi erat dengan petani, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Capaian ini adalah bukti kerja keras seluruh tim di lapangan dalam menyerap hasil panen petani secara optimal. Kami terus memastikan stok di Sulselbar tetap aman dan berkontribusi besar terhadap cadangan nasional, sekaligus menjaga stabilitas harga di daerah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Dirut BULOG dan Fahrurozi Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran di Sulselbar

Dengan capaian stok nasional yang menembus angka tertinggi sepanjang sejarah dan dukungan kuat dari daerah seperti Sulselbar, Bulog semakin memperkokoh perannya dalam menjaga stabilitas pangan dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (*)