MAKASSAR – Deputi III Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar, Selasa (9/12/2025).
Sebanyak 411 warga berpendapatan rendah menerima bantuan berupa 20 kilogram beras premium dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan melalui Perum Bulog Wilayah Sulselbar.
Ia mengingatkan agar bantuan tersebut digunakan untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk diperjualbelikan.
“Ini pemberian dari Pak Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan beban masyarakat. Jangan dijual, tapi dimasak untuk keluarga,” ujar Andriko.
Ia juga memastikan kualitas beras yang dibagikan adalah jenis premium. “Kualitas berasnya bagus, nanti bisa ditanya ke penerimanya. Itu premium,” tambahnya.
Andriko menegaskan bahwa bantuan ini hanya diperuntukkan bagi keluarga berpendapatan rendah. Masyarakat yang telah beralih ke kategori pendapatan sedang akan otomatis tidak lagi menjadi penerima bantuan.
Terkait percepatan distribusi, ia menyampaikan bahwa seluruh kantor wilayah Bulog di Indonesia harus menuntaskan penyaluran 100 persen sebelum 31 Desember.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar, Karmila Hasmin, mengatakan bahwa penyaluran di Makassar telah mencapai sekitar 80 persen.
“Alhamdulillah hari ini bersama Bapak Deputi Bapanas, kita menyaksikan penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Batua. Untuk Makassar dan sekitarnya penyalurannya sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai paling lambat besok,” ujar Karmila.
Salah satu warga penerima bantuan turut menyampaikan apresiasinya.
“Terima kasih Pak Presiden. Kalau masih ada, ditambah lagi,” ucapnya. (*)


























