MAKASSAR — Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Makassar, Faris Sudirman, memastikan ketersediaan stok pangan di wilayahnya dalam kondisi aman untuk menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Ia menyebutkan, hingga saat ini stok beras yang tersedia di kantor cabang Makassar mencapai 48 ribu ton. Wilayah kerja Bulog Makassar meliputi lima daerah, yakni Takalar, Pangkep, Gowa, Maros, dan Kota Makassar.
“Kalau kita rata-ratakan penyaluran per bulan, baik untuk SPHP, bantuan pangan maupun bantuan bencana, kurang lebih sekitar 3 ribu ton. Dengan stok 48 ribu ton, ketahanan bisa sampai sekitar dua tahun,” ujar Faris saat diwawancara, Rabu (18/2/2025).
Menurutnya, jumlah tersebut masih akan bertambah seiring dimulainya masa panen di sejumlah wilayah. Bulog juga menjalankan penyerapan gabah dan beras sesuai arahan pemerintah pusat untuk memperkuat cadangan pangan.
“Beberapa titik di wilayah kerja KC Makassar sudah mulai panen. Dengan penyerapan yang kami lakukan, otomatis stok akan semakin bertambah dan ketahanan makin panjang,” katanya.
Selain beras, Bulog Makassar juga memastikan ketersediaan komoditas lain seperti gula pasir dan minyak goreng. Saat ini, stok gula pasir di Makassar tercatat sekitar 21 ton.
Namun jika terjadi lonjakan permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri, pihaknya dapat menarik tambahan stok dari Parepare dan Polewali Mandar yang mencapai sekitar 150 ton.
“Kenapa stok lebih banyak di Parepare karena ketersediaan ruang gudang di sana lebih memadai. Jika dibutuhkan, kami bisa segera tarik ke Makassar,” jelasnya.
Untuk minyak goreng, Bulog Makassar memiliki sekitar 70 ribu liter stok berbagai merek. Penambahan pasokan juga terus dilakukan guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat. (*)


























