MAKASSAR — Komunitas catur di Kota Makassar memasuki babak baru setelah para ketua klub catur sepakat menggelar Turnamen Grand Slam Chess Association (GSCA) Makassar 2026.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Plazgozz Cafe Makassar, Jalan Yusuf Dg. Ngawing No. 7, yang juga menjadi sekretariat Plazgozz Chess Club Makassar, Selasa (06/01) lalu.
Pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam itu dihadiri para pimpinan klub catur aktif di Makassar. Mereka menyepakati pembentukan sistem kompetisi berkelanjutan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas atlet, memperkuat pembinaan, serta menjaga atmosfer kompetisi catur di tingkat kota.
Sejumlah ketua klub yang hadir di antaranya Ketua Corner Chess Club Makassar Dr. (C). Mochtar Djuma, Ketua Daya Chess Club Makassar Mayor (P) Dr. H. Mustan Umar, Ketua WTB Chess Club Makassar Matturungan Dg. Sore, Ketua Plazgozz Chess Club Makassar Wahyudy Sukri, serta Ketua VetSel Chess Club Makassar Syaiful Akbarius Zainuddin.
Selain itu, perwakilan dari Resopa Chess Club, Komunitas Catur Sudiang, dan Sudiang Chess Club Makassar turut ambil bagian dalam pertemuan tersebut.
Forum tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pecatur Makassar yang aktif sebagai anggota klub, termasuk beberapa pemain bergelar nasional dan internasional, yang memberikan masukan terkait format dan teknis pelaksanaan turnamen.
Dari hasil pertemuan, disepakati bahwa setiap klub akan mengirimkan lima atlet untuk mewakili klub masing-masing. Komposisi pemain terdiri atas maksimal satu master, tiga non-master, dan satu atlet junior U-19 putra atau putri. Seluruh atlet wajib memiliki FIDE ID sebagai syarat keikutsertaan.
Turnamen GSCA Makassar 2026 akan menggunakan sistem Swiss tujuh babak dengan waktu pikir 15 menit ditambah increment lima detik setiap langkah.
Lokasi pertandingan direncanakan bergilir di sekretariat klub peserta, menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana masing-masing klub.
Sebagai bentuk komitmen pembinaan berkelanjutan, setiap klub peserta menyepakati iuran sebesar Rp200 ribu per bulan selama satu musim kompetisi yang berlangsung selama enam bulan. Selain itu, mekanisme transfer pemain antar klub akan diatur dalam regulasi tersendiri.
Untuk musim perdana, GSCA Makassar 2026 akan diikuti delapan klub catur yang telah terdaftar. Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Sekretariat Plazgozz Chess Club Makassar.
Pada akhir musim, panitia akan melakukan rekapitulasi hasil pertandingan untuk menentukan klub terbaik dan pemain terbaik. Para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa trofi juara umum, piala tetap, serta uang pembinaan bagi klub catur.
Dalam rapat tersebut, para ketua klub juga secara resmi menunjuk susunan pengurus Grand Slam Chess Association Makassar 2026.
Wahyudy Sukri dipercaya sebagai Ketua GSCA Makassar 2026, didampingi Matturungan Dg. Sore sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris diamanahkan kepada Syaiful Akbarius Zainuddin, sementara Bendahara sekaligus Ex Officio dijabat oleh Dr. (C). Mochtar Djuma.
Pembentukan GSCA Makassar 2026 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembinaan catur di Makassar sekaligus membuka ruang kompetisi yang sehat, terstruktur, dan berkelanjutan bagi para pecatur lokal. (*)













