SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mematangkan dukungan data lintas sektor sebagai fondasi penyusunan rencana pengembangan infrastruktur pekerjaan umum (PU) di kawasan prioritas swasembada pangan Teluk Bone, Sulawesi Selatan.
Langkah tersebut dilakukan melalui rapat pendampingan survei pengumpulan data yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sidrap, Selasa (21/7/2026).
Rapat dipimpin Kepala Bapperida Sidrap, Herwin, dan dihadiri Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Sidrap, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidrap, tim survei Kementerian Pekerjaan Umum, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Pusat Pengembangan Infrastruktur PU Wilayah III Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum terkait permohonan pendampingan survei pengumpulan data untuk penyusunan rencana pengembangan infrastruktur kawasan prioritas swasembada pangan Teluk Bone Tahun Anggaran 2026.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah dan tim survei menyamakan persepsi mengenai kebutuhan data lintas sektor sekaligus menyusun mekanisme pendampingan selama proses survei berlangsung di Kabupaten Sidrap.
Kepala Bapperida Sidrap, Herwin, menegaskan bahwa kualitas perencanaan sangat ditentukan oleh kelengkapan dan akurasi data yang disiapkan seluruh instansi terkait.
“Data yang valid akan mendukung penyusunan rencana pengembangan infrastruktur yang lebih tepat sasaran dalam memperkuat kawasan prioritas swasembada pangan,” ujar Herwin.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kementerian, ATR/BPN, BPS, serta OPD teknis menjadi faktor penting untuk menghasilkan basis data yang terintegrasi. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang dirancang nantinya benar-benar menjawab kebutuhan kawasan pertanian strategis.
Selain mendukung penyusunan dokumen perencanaan, pengumpulan data tersebut juga diharapkan menjadi pijakan dalam pengembangan infrastruktur yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat konektivitas kawasan, serta menunjang target swasembada pangan nasional.
Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap seluruh kebutuhan data dapat dipenuhi secara cepat, lengkap, dan akurat sehingga proses penyusunan rencana pengembangan infrastruktur kawasan prioritas swasembada pangan di Teluk Bone dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian. (*)


























