Berita

Datangi Latihan PSM di Stadion Kalegowa, Munafri: Tim Ini Harus Kembali Punya Semangat Menang

Tim Redaksi
×

Datangi Latihan PSM di Stadion Kalegowa, Munafri: Tim Ini Harus Kembali Punya Semangat Menang

Sebarkan artikel ini
Appi di Stadion Kalegowa, Senin petang
Appi di Stadion Kalegowa, Senin (06/04) petang

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memantau latihan PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Senin (6/4/2026) petang.

Kehadiran mantan Chief Executive Officer (CEO) klub tersebut menjadi sinyal kuat dorongan kebangkitan tim di tengah performa yang belum stabil pada kompetisi musim ini.

Di sela agenda pemerintahan, Munafri—yang akrab disapa Appi—menyempatkan diri berdialog dengan manajemen dan pemain.

Ia menegaskan bahwa dukungannya terhadap PSM bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk keterikatan emosional sekaligus tanggung jawab moral terhadap klub kebanggaan warga Makassar.

“Hari ini saya cek langsung lapangan latihan dan bertemu manajemen PSM,” ujar Appi.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah ia menyaksikan langsung hasil imbang 1-1 PSM saat menghadapi Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare. Menurutnya, dalam laga tersebut tim terlihat kehilangan semangat untuk meraih kemenangan.

“Kita seperti kehilangan semangat bertanding. Itu yang membuat saya merasa perlu datang langsung,” katanya.

Dorong Perubahan dan Kebangkitan Tim

Munafri mengaku telah berkomunikasi dengan pihak manajemen, termasuk pelatih, guna memastikan adanya langkah konkret untuk membangkitkan kembali performa tim.

“Saya bicara dengan manajemen untuk memastikan tim ini kembali punya semangat untuk menang dan kemampuan itu bisa keluar,” ujarnya.

Ia menilai, secara kualitas, komposisi pemain PSM saat ini cukup kompetitif. Namun, diperlukan sentuhan manajerial dan strategi yang tepat agar permainan kolektif tim bisa kembali optimal.

“Kalau melihat komposisi, ini tidak jelek. Tapi butuh cara untuk membangkitkan permainan kolektif dan meraih kemenangan,” tegasnya.

Selain itu, Munafri juga membuka kemungkinan perlunya perubahan di dalam tim, baik dari sisi taktik maupun komposisi, guna menghindari situasi stagnan.

“Tidak boleh ada kondisi yang monoton. Harus ada perubahan nyata, apakah itu strategi, komposisi, atau pendekatan baru,” katanya.

Momentum Laga Tandang

Menjelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta, Munafri menilai pertandingan tersebut dapat menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

“Kalau momentum bisa kita dapatkan di Jogja sebelum kembali ke kandang, itu sangat penting,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengalaman tim saat menghadapi masa sulit pada periode kompetisi di Bali saat pandemi COVID-19, yang menurutnya bisa menjadi referensi dalam menghadapi situasi saat ini.

“Saya pernah ada di situasi sulit seperti itu, dan kita bisa keluar dengan langkah-langkah yang tepat,” tambahnya.

Bangkitkan Spirit Siri’ na Pacce

Dalam arahannya kepada pemain, Munafri menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai lokal seperti Siri’ na Pacce sebagai fondasi semangat juang tim.

“Kita ingin mereka punya fighting spirit, punya Siri’ na Pacce. Itu yang bisa mendorong mereka tampil maksimal,” ujarnya.

Ia juga menilai dukungan suporter sangat bergantung pada hasil yang ditunjukkan tim di lapangan. Karena itu, kemenangan menjadi kunci untuk mengembalikan antusiasme publik.

“Kalau kita bisa menunjukkan kemenangan, suporter pasti akan kembali. Itu hukum sepak bola,” katanya.

Munafri optimistis PSM memiliki kapasitas untuk bangkit dan kembali bersaing di papan atas, asalkan seluruh elemen tim bekerja secara kolektif.

“Klub ini tidak pantas berada di posisi seperti sekarang. Kita punya tempat yang lebih baik, dan itu bisa dicapai kalau semua bekerja bersama,” tegasnya.

Kehadiran langsung Wali Kota di tengah sesi latihan menjadi pesan kuat bahwa upaya kebangkitan PSM bukan hanya tanggung jawab tim semata, tetapi juga menjadi perhatian serius pemerintah kota dan masyarakat Makassar secara luas. (*)