Bone

Basarnas Makassar Kerahkan Tim Cari Lansia Hilang di Bone

Tim Redaksi
×

Basarnas Makassar Kerahkan Tim Cari Lansia Hilang di Bone

Sebarkan artikel ini
Basarnas Makassar Kerahkan Tim Rescue Cari Lansia Hilang di Bone
Basarnas Makassar Kerahkan Tim Rescue Cari Lansia Hilang di Bone

BONE — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar mengerahkan tim rescue menuju Dusun Ujung, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, untuk melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut usia bernama Minda (70) yang dilaporkan hilang sejak Kamis (7/5/2026).

Korban diduga keluar rumah saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada siang hari.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum dinyatakan hilang, Minda berada di rumah bersama cucunya, Anisa. Sementara anggota keluarga lainnya pergi ke kebun di wilayah Sibulue.

Namun sekitar pukul 14.00 WITA, keluarga menyadari korban sudah tidak berada di rumah. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal, tetapi korban belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel rescue beserta perlengkapan pendukung operasi SAR.

“Setelah menerima laporan resmi, kami segera menginstruksikan tim rescue bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian,” ujar Arif.

Menurutnya, tim Basarnas saat ini fokus melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan yang lebih dulu berada di lapangan, termasuk aparat kepolisian, pemerintah setempat, relawan, dan masyarakat.

Sebelumnya, pencarian awal telah dilakukan secara swadaya oleh personel Polsek Cina bersama warga sekitar. Namun, faktor usia korban serta kondisi medan yang cukup menantang membuat bantuan teknis dari Basarnas diperlukan untuk memperluas area pencarian.

Arif menjelaskan, kondisi cuaca yang sempat diguyur hujan deras menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.

Meski demikian, tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pergerakan korban.

“Tim akan memperluas area penyisiran bersama masyarakat dan potensi SAR lainnya. Harapan kami, korban bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.

Hingga Kamis malam, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan personel gabungan dari Basarnas, kepolisian, relawan, dan warga setempat. (*)