Berita

Muktamar VI LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram sebagai Nahkoda Baru Organisasi

Tim Redaksi
×

Muktamar VI LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram sebagai Nahkoda Baru Organisasi

Sebarkan artikel ini
Muhammad Ikram resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat LIDMI menggantikan Andi Muhammad Shalihin.
Muhammad Ikram resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat LIDMI menggantikan Andi Muhammad Shalihin.

MAKASSAR — Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia menggelar Muktamar VI di Makassar dengan mengusung tema “Kader Tangguh Dakwah Meluas: Membangun Gerakan untuk Indonesia Beradab”.

Kegiatan yang berlangsung di PDM Makassar, Jalan Antang Raya, Ahad (24/5/2026), itu menjadi ajang konsolidasi nasional bagi pengurus LIDMI tingkat pusat, wilayah, hingga daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sejumlah perwakilan pengurus wilayah dan daerah turut hadir, di antaranya dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan beberapa daerah lainnya.

Salah satu agenda utama dalam Muktamar VI tersebut adalah pergantian kepemimpinan organisasi. Muhammad Ikram resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat LIDMI menggantikan Andi Muhammad Shalihin.

Dalam pidato perdananya, Muhammad Ikram mengajak seluruh kader menjadikan LIDMI sebagai ruang pengabdian yang dijalankan dengan komitmen, loyalitas, dan semangat kebersamaan.

“Ketika kita telah memilih LIDMI sebagai rumah pengabdian, maka jadikanlah ia salah satu di antara yang harus kita prioritaskan. Memberikan segenap kontribusi dengan mengerahkan segala upaya untuk membesarkan LIDMI serta menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menilai aktivitas organisasi tidak hanya sebatas keterlibatan formal, tetapi harus diiringi kesungguhan dalam menghadirkan manfaat bagi umat, khususnya di lingkungan kampus.

“Konsekuensinya adalah kesiapan kita untuk mengerahkan seluruh kemampuan dan ikhtiar yang optimal demi menularkan kebaikan di tengah umat, secara khusus di lingkungan kampus,” katanya.

Menurut Ikram, LIDMI bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan rumah bersama bagi kader untuk memaksimalkan kontribusi dan partisipasi dalam gerakan dakwah.

“Bagi kami, LIDMI adalah rumah yang kita jadikan sebaik-baik tempat kembali untuk mengerahkan semua kontribusi dan partisipasi yang bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan yang diterimanya memiliki tanggung jawab besar sehingga membutuhkan dukungan seluruh kader untuk mengawal perjalanan organisasi ke depan.

“Momentum Muktamar ini semoga menguatkan loyalitas dan komitmen untuk mengawal LIDMI menuju arah yang lebih baik,” ujarnya.

Muhammad Ikram menegaskan kepengurusan baru akan melanjutkan berbagai program positif dari periode sebelumnya sekaligus melakukan pembenahan pada aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

“Tentunya segala warisan dari pendahulu kita yang baik akan kita lanjutkan, yang masih kurang akan kita perbaiki dan kita berupaya memberikan yang terbaik untuk LIDMI,” katanya.

Diketahui, perjalanan aktivisme Muhammad Ikram dimulai sejak aktif di organisasi Rohis sekolah hingga menjadi pengurus dan ketua umum di tingkat fakultas maupun universitas di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Ia juga pernah menjabat Ketua Pengurus Wilayah LIDMI Sulawesi Selatan sebelum dipercaya menjadi Ketua Bidang Dakwah dan Al-Qur’an di Pengurus Pusat LIDMI. (*)