Berita

BelanjaUMKM10.000 MoU dengan UPT PLUT Sulsel, Buka Akses Pasar bagi Pelaku UMKM

Tim Redaksi
×

BelanjaUMKM10.000 MoU dengan UPT PLUT Sulsel, Buka Akses Pasar bagi Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini
BelanjaUMKM10.000 MoU dengan UPT PLUT Sulsel, Buka Akses Pasar bagi Pelaku UMKM

MAKASSAR — Tantangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang tidak berhenti pada kemampuan memproduksi barang. Akses pasar, kualitas produk, kemasan, hingga strategi pemasaran menjadi bagian penting agar usaha mampu bertahan dan naik kelas.

Persoalan itulah yang coba dijawab melalui kolaborasi Program BelanjaUMKM10.000 yang digagas Yayasan UMKM Bangkit dengan UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UKM (PLUT KUMKM) Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama di Kantor UPT PLUT KUMKM Sulsel, Makassar, Senin (31/8/2026).

Kolaborasi ini diarahkan bukan hanya untuk memperkenalkan produk UMKM kepada konsumen, tetapi juga memperkuat kesiapan pelaku usaha melalui pendampingan dan perluasan akses pemasaran.

Sejumlah pelaku UMKM yang akan bergabung dalam program BelanjaUMKM10.000 hadir membawa produk unggulan mereka. Produk tersebut kemudian mendapat masukan langsung, terutama menyangkut kualitas, kemasan, serta kesiapan untuk dipasarkan kepada konsumen yang lebih luas.

Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam kerja sama ini. Sebab, akses pasar yang lebih besar perlu diikuti kemampuan UMKM memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen.

Melalui pendampingan, pelaku usaha diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap produknya, memperbaiki kualitas dan tampilan, sekaligus memahami strategi pemasaran yang lebih efektif.

Plt Kepala UPT PLUT Provinsi Sulawesi Selatan, Luqi Ubaidi Azis Halim, S.STP., M.Tr.A.P., menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui pendampingan serta fasilitasi yang dibutuhkan pelaku usaha.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan fondasi usaha yang lebih kuat.

Sementara itu, Ketua Yayasan UMKM Bangkit, Rasmi Ridjang Sikati, S.E., M.M., mengatakan sinergi dengan UPT PLUT KUMKM Sulsel merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi pelaku UMKM.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, terutama dalam pendampingan dan membuka akses pemasaran produk,” ujarnya.

Menurut Rasmi, keterlibatan langsung pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari program. Mereka tidak hanya membawa produk untuk dipasarkan, tetapi juga memperoleh masukan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

Dengan demikian, proses pemasaran tidak berhenti pada upaya menjual produk, melainkan sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi pelaku usaha untuk memahami kebutuhan pasar.

Program BelanjaUMKM10.000 sendiri dikembangkan Yayasan UMKM Bangkit sebagai wadah untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk-produk UMKM kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Program tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang pemasaran yang berkelanjutan sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan UPT PLUT KUMKM Sulsel, BelanjaUMKM10.000 diharapkan dapat menjadi salah satu kanal yang mempertemukan produk UMKM dengan pasar, sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui pendampingan.

Sinergi kedua pihak itu pada akhirnya diarahkan untuk mendorong UMKM Sulawesi Selatan menjadi lebih maju, mandiri, memiliki daya saing, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (*)