Makassar

Pemkot Makassar All-Out Dukung Makanan Bergizi Gratis, Siapkan Satgas di Tiap Kecamatan

Tim Redaksi
17
×

Pemkot Makassar All-Out Dukung Makanan Bergizi Gratis, Siapkan Satgas di Tiap Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Makassar menegaskan dukungannya terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dalam upaya intervensi stunting di Indonesia.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan dukungannya terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dalam upaya intervensi stunting di Indonesia.

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan dukungan ini saat menerima audiensi dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN), pada Kamis (27/3/2025).

Menurut Munafri, program ini selaras dengan visi pemerintah dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari masalah gizi buruk.

“Presiden sangat mendukung inisiatif ini, dan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, Pemkot Makassar siap untuk berkontribusi penuh dalam implementasinya,” ujarnya.

Baca:  Tinjau Pasar Terong dan Pabaeng-baeng, Appi Siapkan Strategi Revitalisasi Pasar Tradisional

Program MBG dirancang untuk menjangkau kelompok rentan, termasuk anak-anak usia TK hingga SMP, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta).

Kepala Kelompok SPPI Kota Makassar, Muhammad Abdillah Satar, menjelaskan bahwa MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal.

“Setiap dapur SPPG bisa melayani hingga 3.500 penerima manfaat, dengan alokasi 10 persen khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta. Selain itu, bahan baku yang digunakan dianjurkan berasal dari UMKM lokal,” jelasnya.

Baca:  Remaja Masjid Baburroyyan Griya Antang Harapan Tebar Kebaikan dengan Aksi Berbagi Takjil

Untuk memastikan kelancaran program, Pemkot Makassar akan menugaskan satu perwakilan di setiap kecamatan sebagai koordinator pelaksanaan MBG.

Peran ini akan dipercayakan kepada sekretaris camat yang nantinya juga akan bertindak sebagai Satuan Tugas (Satgas) MBG.

“Kami akan menempatkan satu orang di setiap kecamatan untuk memastikan koordinasi berjalan baik. Sekretaris camat akan bertanggung jawab sebagai Satgas MBG, dan kami akan buat regulasi khusus untuk mendukungnya,” tegas Munafri.

Selain itu, Pemkot Makassar juga membuka kemungkinan untuk membantu pembangunan dapur SPPG guna memperluas cakupan program.

Baca:  3 Maret Besok, Sertijab Wali Kota Bakal Digelar di DPRD Makassar

“Kami siap mendukung, bahkan jika harus membangun dapur sendiri atau menggandeng mitra untuk mewujudkannya,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Makassar berharap program MBG tidak hanya berdampak pada penurunan angka stunting, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal. (*)