PALOPO – Pemilihan Suara Ulang (PSU) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo tahun 2025 telah rampung. Di tengah proses demokrasi yang panjang dan penuh dinamika, satu sikap menarik perhatian publik: ketulusan dan kelapangan hati Farid Kasim Judas, calon Wali Kota Palopo nomor urut 2.
Di kediamannya, Sabtu malam (24/5/2025), Farid menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin yang meraih suara terbanyak berdasarkan tabulasi internal dari 260 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Kota Palopo.
“Kami sudah melihat data dari 260 TPS, alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana. Hasil menempatkan kami di posisi kedua. Dengan ini, kami menyampaikan selamat kepada Ibu Naili bersama Pak Akhmad Syarifuddin atas raihan suara terbanyak,” ujar Farid, tenang namun penuh keyakinan.
Farid tak hanya menerima hasil dengan besar hati, ia juga mengajak seluruh tim dan relawannya untuk mendukung kepemimpinan terpilih.
“Pilwalkot Palopo ini adalah proses panjang yang sudah ditentukan oleh kehendak Tuhan dan suara rakyat. Saya mengajak semua tim, relawan, hingga ke tingkat kelurahan untuk mendukung pemimpin baru. Mari kita dukung pemerintahan yang lebih baik ke depan,” tegasnya.
Sikap dewasa dan sportif Farid menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Di tengah kontestasi yang kompetitif, ia memilih jalur rekonsiliasi, membangun kembali semangat persatuan di antara warga Palopo.
Sementara itu, pasangan Naili-Akhmad Syarifuddin yang diusung oleh Partai Gerindra dan Demokrat mengklaim kemenangan berdasarkan rekap C hasil dari para saksi di seluruh TPS. Dari data tersebut, mereka mengantongi 47.319 suara atau sekitar 50,61 persen.
Di posisi kedua, pasangan Farid Kasim–Nurhaenih mengumpulkan 34.914 suara (37,34 persen), disusul Rahmat Masri Bandaso–Andi Tenri Karta dengan 11.011 suara (11,78 persen), serta pasangan Putri Dakka–Haidir Basir yang hanya memperoleh 260 suara.
Kendati telah mengklaim kemenangan, calon wakil wali kota nomor urut 4, Akhmad Syarifuddin, menegaskan bahwa pihaknya tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kami minta seluruh keluarga, pendukung, dan relawan untuk terus mengawal proses ini sampai selesai serta menjaga kondusivitas,” ujarnya.
Dengan sikap kesatria yang ditunjukkan Farid Kasim, proses demokrasi di Kota Palopo tahun ini menjadi bukti bahwa kontestasi politik dapat dijalani dengan kedewasaan, menjunjung tinggi kepentingan masyarakat di atas ambisi pribadi. (*)















