MAKASSAR — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Sulsel, Hj. Fatmawati Rusdi, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Jalan Yusuf Dg. Ngawing, Makassar, Kamis (1/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, MW KAHMI Sulsel memperkenalkan rencana pembangunan Graha Hijau Hitam, sebuah gedung yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas keorganisasian HMI dan KAHMI di Sulawesi Selatan.
Rombongan MW KAHMI Sulsel dipimpin langsung Koordinator Presidium Ir. Fadriaty AS, ST, MM, didampingi Sekretaris Umum Dr. Hidayah Muhallim.
Mengawali pertemuan, Fadriaty menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Sulsel yang telah menerima jajaran MW KAHMI Sulsel.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas penerimaan Ibu Hj. Fatmawati Rusdi hari ini. Terus terang, ini adalah pertama kalinya MW KAHMI Sulsel bersilaturahmi secara resmi dengan Ibu Wakil Gubernur. Kalau dengan Pak Gubernur sudah sering kami lakukan,” kata Fadriaty yang akrab disapa Enceng.
Menurut Fadriaty, audiensi tersebut menjadi momentum untuk membuka dan memperkuat ruang komunikasi antara MW KAHMI Sulsel dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain bersilaturahmi, KAHMI Sulsel juga menyampaikan sejumlah agenda strategis organisasi, termasuk rencana pembangunan Graha Hijau Hitam.
“Kepengurusan MW KAHMI Sulsel saat ini akan segera berakhir tahun 2027 nanti. Kebetulan saat ini saya mendapatkan giliran sebagai Koordinator Presidium dan ada beberapa hal strategis yang sekaligus juga ingin kami mintakan petunjuk dan masukan dari Ibu Wagub,” ujarnya.
Fatmawati Sambut Kehadiran KAHMI
Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menyambut hangat kunjungan jajaran MW KAHMI Sulsel.
Fatmawati mengatakan KAHMI merupakan wadah para alumni HMI yang memiliki pengalaman dan kiprah di berbagai bidang.
“Selamat datang kawan-kawan KAHMI Sulsel. Saya senang sekali dengan pertemuan ini. KAHMI yang saya tahu, berisi orang-orang hebat dan tokoh-tokoh penting bangsa,” kata Fatmawati.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima pesan dari sejumlah tokoh HMI dan KAHMI untuk memberikan perhatian terhadap organisasi tersebut.
“Kak Rifqizamy Ketua Komisi II DPR-RI sering titip pesan kepada saya untuk memperhatikan KAHMI dan HMI,” ujarnya.
Graha Hijau Hitam Diproyeksikan Jadi Pusat Aktivitas HMI-KAHMI
Pada kesempatan tersebut, Fadriaty secara khusus menyampaikan rencana pembangunan Graha Hijau Hitam yang berlokasi di kawasan Talasalapang, Makassar.
“Insya Allah, di bulan Oktober ini kami berencana melakukan grand launching gedung Graha Hijau Hitam sebagai pusat aktivitas keorganisasian HMI dan KAHMI di Sulawesi Selatan,” ungkap Enceng.
Untuk memperkenalkan konsep bangunan tersebut, Fadriaty mempersilakan Sekretaris Umum MW KAHMI Sulsel sekaligus Ketua Panitia Grand Launching Graha Hijau Hitam, Dr. Hidayah Muhallim, menyerahkan rancangan desain gedung kepada Wakil Gubernur Sulsel.
Berdasarkan rancangan yang diperkenalkan, Graha Hijau Hitam akan dibangun sebagai gedung berlantai lima. Kompleks tersebut juga akan dilengkapi masjid sebagai bangunan terpisah dalam satu kawasan dengan luas lahan sekitar 2.000 meter persegi.
Graha Hijau Hitam dirancang untuk menjadi ruang bersama bagi aktivitas organisasi HMI dan KAHMI, sekaligus diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan sosial dan keumatan di Sulawesi Selatan.
“Kami berharap Ibu Wagub dan Pemerintah Provinsi Sulsel berkenan mengambil bagian dalam ikhtiar peradaban dan pemenuhan kepentingan umat ini,” harap Fadriaty.
Rencana grand launching Graha Hijau Hitam tersebut diagendakan berlangsung pada penghujung Oktober 2026.
Audiensi kemudian ditutup dengan foto bersama antara Wakil Gubernur Sulsel dan jajaran pengurus MW KAHMI Sulsel.
Sejumlah pengurus MW KAHMI Sulsel turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Wakil Bendahara Dr. Rosnaini Daga, Direktur LPMD Asri Tadda, Abdul Hafid, Muh. Zakir, dan Muhammad Ilhamdani. (*)
























