Sulawesi Selatan

Sekda Sulsel Buka LPS Warna dari Timur, Tegaskan Fashion sebagai Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Tim Redaksi
×

Sekda Sulsel Buka LPS Warna dari Timur, Tegaskan Fashion sebagai Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
Sekda Sulsel Buka LPS Warna dari Timur, Angkat Wastra dan Kreativitas Kawasan Timur
Sekda Sulsel Buka LPS Warna dari Timur, Angkat Wastra dan Kreativitas Kawasan Timur

MAKASSAR — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, secara resmi membuka event LPS Warna dari Timur yang digelar oleh Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua) di Atrium Mall Ratu Indah Makassar, Sabtu malam (20/12/2025).

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar peragaan busana, melainkan representasi identitas dan potensi kawasan timur Indonesia.

“Warna dari Timur bukan hanya fashion show. Ini adalah pernyataan identitas bahwa Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia memiliki kekayaan budaya, kreativitas, serta potensi ekonomi yang besar dan layak tampil di panggung nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atas inisiatif yang dinilainya cerdas dan inovatif dalam menggabungkan penguatan literasi keuangan dengan pengembangan ekosistem kreatif berbasis budaya lokal, khususnya dalam mendorong kemajuan UMKM di Sulawesi Selatan.

Melalui kegiatan tersebut, LPS menampilkan fashion show wastra Sulawesi Selatan yang memadukan nilai tradisi dengan sentuhan modern.

“Fashion adalah bahasa universal. Melalui fashion, kita tidak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga nilai, sejarah, dan jati diri daerah. Busana-busana malam ini adalah kolaborasi antara kearifan lokal dan selera global,” pungkas Jufri.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

“Kami percaya, ketika sektor keuangan, industri kreatif, dan pemerintah berjalan seiring, akan lahir inovasi, lapangan kerja, serta daya saing daerah yang berkelanjutan,” katanya.

Jufri juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara LPS, dunia usaha, dan para pelaku kreatif, sekaligus membuka ruang promosi yang lebih luas bagi karya anak bangsa dari kawasan timur.

“Yang tak kalah penting, ini menumbuhkan kebanggaan terhadap produk dan budaya lokal Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LPS Kantor Wilayah III Sulampua, Fuad Zaen, menyampaikan bahwa LPS tidak hanya menjalankan fungsi penjaminan simpanan dan resolusi bank, tetapi juga hadir melalui program LPS Peduli dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah, terutama di wilayah Sumatera dan Aceh.

Menurutnya, rangkaian kegiatan LPS Warna dari Timur merupakan wujud nyata dukungan terhadap produk lokal Sulawesi Selatan sekaligus sarana edukasi keuangan yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Festival ini kami hadirkan sebagai ruang publik yang penuh semangat kebersamaan, sekaligus sarana edukasi keuangan yang menyenangkan,” ujarnya.

Fuad menjelaskan, LPS sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus berupaya meningkatkan pemahaman publik bahwa dana masyarakat yang disimpan di bank aman dan dijamin oleh LPS.

“Dengan menabung di bank, masyarakat tidak hanya merasa aman, tetapi juga turut berkontribusi pada perekonomian. Bank menghimpun dana dan menyalurkannya ke usaha produktif serta kegiatan pembangunan yang menggerakkan ekonomi,” jelasnya. (*)