Luwu Utara

Car Free Day Luwu Utara Kian Semarak, Jadi Ruang Sehat Sekaligus Penggerak UMKM

Tim Redaksi
×

Car Free Day Luwu Utara Kian Semarak, Jadi Ruang Sehat Sekaligus Penggerak UMKM

Sebarkan artikel ini
Pemkab Luwu Utara Konsisten Hadirkan Ruang Publik Sehat Lewat Car Free Day

LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus memperkuat komitmennya menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan produktif melalui penyelenggaraan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu pagi di jalur dua depan Rumah Jabatan Bupati Luwu Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) itu kembali disambut antusias masyarakat. Sejak pukul 06.00 WITA, ratusan warga memadati kawasan bebas kendaraan untuk berolahraga, menikmati hiburan, hingga berburu aneka kuliner yang disajikan pelaku UMKM lokal.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Beragam aktivitas mewarnai CFD, mulai dari senam bersama, pertunjukan musik akustik, hingga stan kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menjadikan Car Free Day bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya hidup sehat, memperkuat interaksi sosial, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komitmen tersebut turut ditunjukkan oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dan berbaur bersama masyarakat. Kehadiran para kepala OPD menjadi bentuk dukungan terhadap program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Selain menjadi ruang rekreasi keluarga, Car Free Day juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang lebih hidup dan produktif.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Sulselbar Cabang Masamba atas dukungannya menghadirkan hiburan musik akustik yang semakin menyemarakkan suasana kegiatan.

Melalui penyelenggaraan Car Free Day yang dilakukan secara konsisten, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap ruang publik dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media membangun pola hidup sehat, mempererat kebersamaan antarwarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM. (*)