Sulawesi Selatan

Gubernur Andi Sudirman Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel

Tim Redaksi
×

Gubernur Andi Sudirman Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten Kota
Gubernur Sulsel Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten Kota

MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel, Senin (13/10/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Andi Sudirman sejak tahun 2022 ini telah menjadi rujukan nasional dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tahun ini, pelaksanaannya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan, dengan mengusung tema “Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter.”

Dalam sambutannya di halaman Kantor TVRI Sulsel, Makassar, Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan Sulsel di usia ke-356 tahun.

Ia menegaskan, Provinsi Sulsel telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor, terutama ekonomi dan ketahanan pangan.

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan II tahun 2025 tumbuh sebesar 4,94 persen secara tahunan. Ini menunjukkan semangat kerja keras dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Selain pertumbuhan ekonomi, ia juga mengungkapkan penurunan angka kemiskinan di Sulsel. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat 698,13 ribu orang, turun 13,64 ribu orang dibandingkan September 2024.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Pemerintah terus hadir menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan yang berpihak, termasuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini,” jelasnya.

Program Gerakan Pangan Murah Serentak ini menjadi langkah konkret Pemprov Sulsel dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Data mencatat, inflasi tahunan Sulsel pada September 2025 berada di angka 3,03 persen, masih dalam kisaran sasaran nasional 2,5 ±1 persen.

Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Bulog, serta pemerintah kabupaten/kota, kegiatan ini memastikan bahan pokok seperti beras, telur, cabai, dan minyak goreng tersedia dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi membangun daerah dengan nilai-nilai luhur budaya Sulawesi Selatan seperti Sipakatau, Sipakainga, dan Sipakalebbi,” tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan GPM serentak ini turut diikuti oleh Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Badan Pangan Nasional RI, serta para bupati dan wali kota se-Sulsel secara daring melalui Zoom. (*)